seputarbanten.com-CILEGON, Agar program indonesia pintar berjalan dengan baik di kota cilegon, kementrian pendidikan dan kebudayaan (kemendikbud) melakukan sosialisasi di kantor dinas pendidikan (Dindik) kota cilegon, Jum'at (16/9).

Ditemui seusai Acara Kepala Dindik Kota Cilegon Muhtar Gozali, Menuturkan dalam sosilisasi tersebut dindik kota cilegon hanya menyediakan temlat dan peserta yang hadir.

"Seperti menghadiri 3 camat 6 kepala kelurahan, 3 UPTD, 14 Oprator KIP, 3 kepala sekolah SMK dan SMA dan dari dindik sendiri, jumlah peserta sekitar 65 orang," tuturnya

Dalam sosialisasi tersebut, Muhtar menjelaskan peserta di berikan pemahaman tentang tatacara penggunaan Kartu Indonesia Pintar (KIP), hingga pencairan dana

"KIP ini disalurka melalui kelurahan yang kemudian diserahkan kepada penerima, setelah itu penerima menyerahkan sekolah agar nantinya disetorkan ke dindik untuk dimasukan dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik)," Jelasnya.

Muhtar menegaskan jika penerima KIP tidak masuk dalam Dapodik, pencairan dana Indonesia pintar tidak dapat dilakukan.

"Jika penerima tidak melakukan proses tersebut dan nama siswa tidak terdata dalam Dapodik dana belum dapat dicairkan," tegasnya

Muhtar berharap dengan pemberian sosialisai KIP ini, proses program tersebut dapat berjalan dengan lancar, dan program tersebut tidak kesulitan dalam mencairkan dana.

"Kelihatanya peserta sosialisai, memahami tentang tatacara yang di paparkan dari kemendikbut," ujarnya.(CTB-)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: