seputarbanten.com-CILEGON Wisatawan di Pasir Putih, di Kampung Sirih, Desa Kamasan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Kamis (13/2) sore, digegerkan dengan penemuan bayi perempuan yang diperkirakan baru lahir dalam kondisi mengenaskan. Diduga, bayi malang tersebut dibuang karena hasil hubungan gelap.

Berdasarkan informasi, awal mula penemuan mayat bayi tersebut diketahui oleh seorang wisatawan asal Cibinong, Bogor yang sedang melakukan aktivitasnya di Pantai Pasir Putih. Kala itu, wisatwan yang diketahui bernama Anton (35) itu sedang berenang di Pantai.

Sekitar 1 jam berada didalam air, dirinya melihat benda yang menyerupai boneka mengambang sekitar 3 meter dari bibir pantai. Karena jaraknya sekitar 3 meter dari bibir pantai, saksi pun langsung menghampiri sesuatu yang disangkanya boneka tersebut.

Namun saat didekati, benda yang disangka boneka tersebut, merupakan mayat bayi perempuan yang masih lengkap dengan tali pusarnya. Bahkan, kondisi bayi malang itu pun sangat mengenaskan, dimana keadaan kedua bola matanya nyaris keluar.

Kaget dengan penemuan itu, Anton langsung melaporkan penemuan mayat bayi perempuan itu kepada petugas keamanan pantai. Kemudian, petugas yang sedang berjaga kala itu langsung melaporkan penemuan tersebut ke kepolisian dan selanjutnya mengevakuasi mayat bayi itu ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon.

Adanya temuan mayat bayi perempuan yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 51 centimeter dan sudah dalam kondisi sudah membusuk tersebut, sempat membuat geger wisatawan maupun warga sekitar yang penasaran melihat kondisi bayi malang itu.

Petugas Pasir Putih, Amin (40) mengatakan, mayat bayi itu pertama kali ditemukan oleh wisatawan asal Bogor. Waktu itu saksi mata tengah berenang di pantai dan melihat benda kecil terapung mirip boneka. Setelah didekati ternyata boneka kecil tersebut mayat bayi yang baru berumur sehari.

"Dia kaget dan berteriak minta tolong. Kebetulan saya ada disitu dan langsung melaporkan temuan itu ke pihak kepolisian," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Amin, mayatnya bayi perempuan itu masih lengkap dengan tali pusarnya, kemungkinan setelah melahirkan bayi tersebut pelaku sengaja membuang bayi itu kelaut, sampai akhirnya ditemukan di Pantai Pasir Putih.

"Setelah itu, polisi datang ke lokasi dan membawa bayi itu kerumah sakit. Informasinya dibawa ke rumah sakit KS (RSKM-red)," ujarnya.

Amin menyayangkan pembuangan bayi tidak berdosa tersebut, sebagai orangtua seharusnya, bisa menjaga dan melindungi darah dagingnya sendiri, bukan malah membunuhnya.

"Kasian, walaupun misalnya bayi itu dapat dari hasil hubungan gelap. Lebih baik diberikan kepada orang yang mau merawat. Mudah-mudahan pelakunya bisa ditangkap," tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Cinangka, AKP Syarif Hidayat belum dapat dikonfirmasi terkait temuan mayat di wilayah hukumnya itu, baik melalui sambungan telepon maupun pesan singkat. (Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: