seputarbanten.com-SERANG,Jelang Pemilihan Gubernur Banten dan Wakil Gubernur Banten (Pilgub). Ratusan warga Serang serbu kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DKCS) Kota Serang.

Dari pantauan dilokasi, keadaan seperti itu sudah berlangsung selama lima hari, kantor DKCS Kota Serang di padatin dengan ratusan orang warga serang. Hal ini dikarnakam warga serang khatir tidak dapat menyalurkam suaranya jika tidak segera membuat E-KTP

Dikatakan Salah satu warga Trondol, Kecamatan Serang, Siswanto mengaku kedatanganya ke DKCS Kota Serang karena khawatit pada saat pilgub nanti, ia tidak dapat hak pilih, kedatangannya ke DKCS untuk melakuka perekaman E-KTP

"Saya datang kesini, karena ingin buat E-KTP. Tadinya mah saya males, dan saya diberitau temen saya saja. Apabila tidak punya E-KTP tidak dapat memilih. Makanya saya langsung kesini, karena takut tidak bisa memilih dalam Pilgub. Nantinya sayang dong, pemimpin yang kita inginkan tidak kesampean," katanya

Ditempat sama, Salah satu warga Bumi Agung, Dianita mengeluhkan adanya pembatasan nomer antrian dari DKCS Kota Serang, karena dirinya selalu tidak kebagian nomer antrian.

"Saya kesal mas, dari kemarin hingga sekarang kebagian aja nomer antrian. Saya ini harus datang jam berapa, datang jam 7 saja pada hari ini tetap tidak kebagian nomer antrian," keluhnya.

Sementara itu, Sekretaris DKCS Kota Serang, Khudori KA menjelaskan, bahwa memang benar adanya perturan PKPU mengenai wajib E-KTP untuk setiap masyarakat yang ingin memilih. Maka itu, di kantor DKCS Kota adanya penumpukan seperti sekarang.

"Padahal mah mereka semua tidak perlu khawatir, karena saya siap tanggung jawab. Apabila ada masyarakat yang tidak bisa memilih. Dari pada rebutan seperti ini, mending santai mengantri dan tidak perlu gelisah," ujar Khudori kepada awak media.

Lebih lanjut Khudori , padahal untuk perekaman E-KTP sendiri, pihak DKCS Kota Serang sudah mengaktifkan loket perekaman di setiap kecamatan. Itu pun dilakukan, supaya tidak terjadi penumpukan.

"Seperti di Kecamatan Cipocok, Walantakan, Taktakan dan Kasemen juga bisa melakukan perekaman. Tapi kenapa masyarakat lebih senang datang ke DKCS," tanyanya.

Seperti diketahui, masih kata Khudori, apabila nanti dalam pelaksanaan Pilgub Banten, dirinya pun memperkirakan akan membeludak kembali masyarakat Kota Serang. Karena pada meminta surat pengantar ataupun dokumen ktp.

"Agar mereka pada dapat memilih semua. Makanya kita juga sudah mengantisipasi adanya pembeludakan masyarakat di Kantor DKCS Kota Serang," pungkasnya. (CTB-).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: