seputarbanten.com-CILEGON, Kecamatan Cibeber memberikan teguran keras kepada pemilik kantor PT.Sentra Karya Mandiri (SKM) (16/9), yang berlokasi diruko Cilegon Bisiness Square, kelurahan kedaleman, Lantaran tidak menyalurkan CSR (Coorporate Social Responsibility),

Camat kecamatan Cibeber Noviyogi Hermawan dan Kasitrantib Kecamatan Cibeber Ipan Zaenudin serta petugas Kecamatan lainnya mendatangi kantor tersebut serta langsung menempelkan kertas yang bertuliskan

"Perusahaan dalam pengawasan Pemerintah Kota Cilegon Kecamatan Cibeber"

Menurut Noviyogi, perusahan yang bergerak dibidang Fabrication Stell sudah dua tahun tidak menyalutkan dana CSR kepada masyarakat,

"Sudah lebih dari dua tahun perusahaan yang bergerak dibidang fabrication stell ini tidak menyalurkan CSR nya, padahal itu diperuntukan guna masyarat seperti kesejahteraan sosial, pembangunan, pendidikan," tuturnya

Lebih lanjut Noviyogi menjelaskan, aksi kali ini ia lakukan untuk memberikan teguran terlebih dahulu. Namun jika kemudian perusahaan masih tidak mengindahkan aturan tentang CSR itu seminggu kemudian akan dilayangkan surat peringatan hingga bisa berdampak pada pencabutan perizinan usaha.

"Kalau sampai tiga minggu tidak ada perubahan kita cabut izinnya, ini sudah kesekian kali kita beri teguran. Kemarin saat idul adha kita minta kambing untuk warga saja tidak memberi. Malah datang kesaya ingin memberikan uang Rp. 1 Juta, tapi saya tolak," tegasnya.
Tidak cukup sampai dikantor perusahaannya saja, kemudian rombongan petugas Kecamatan Cibeber menggeruduk lokasi pabrik PT. SKM yang berlokasi di Kelurahan Kalitimbang guna melakukan hal serupa seperti menempelkan surat teguran.

Sementara itu, pihak PT. SKM yang berada dikantor dan dipabrik enggan berkomentar.

"Kita tidak ada yang berwenang untuk bicara. Atasan lagi tidak berada ditempat," ujar seorang karyawan PT. SKM. (Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: