seputarbanten.com-KOTASARI, Lingkungan di kelurahan kota sari kecamatan grogol, merupakan langganan banjir dikala musim penghujan, Penyebab banjir menurut kepala kelurahan kota sari, Deni Yuliandi, disebabkan banyak faktor, terutama lingkungannya merupakan dataran rendah dan juga aliran kali yang berada di jalan utama menyempit.

Oleh karnanya untuk mengatasi banjir, Deni mengambil langkah secara bertahap, seperti yang dilakukan di lingkungan masigit Rt 03, dengan mengeruk tanah yang menghalangi aliran air yang berada disamping kelurahan, dengan menggunakan alat berat.

"Jikala musim hujan, lingkungan masigit kerap jadi langganan banjir, bahkan air masuk ke kantor kelurahan, sehingga kemarin (27/9), kelurahan dan warga berswadaya melakukan pengerukan tanah yang menghalangi air dengan menyewa alat berat," Tuturnya

Deni menjelaskan akan terus berkonsentrasi dalam mengatasi banjir dilingkungannya, dengan melibatkan semua pihak, dan hal tersebut akan dilakukan secara bertahap.

"Banjir merupakan tanggung jawab bersama, oleh karnanya dalam mengatasi banjir yang ada saya meminta semua pihak dapat berperan, terutama Dinas Pekerjaan Umun (DPU) dapat segera merealisasi pelebaran gorong-gorong yang ada di jalur utama," jelasnya

Deni berharap langkah awal yang dilakukannya untuk mengeruk tanah dilingkungan masigit, dapat memberi semangat warga dilingkungan lain, untuk sama-sama berupaya mengatasi banjir.

"Saya berharap banjir yang hampir disetiap lingkungan dikota sari, dapat diatasi secara bertahap," harapnya

Ditempat berbeda, Munir Ketua Rt 03, merasa senang dengan di keruknya tanah yang menghalangi aliran air, Meski saat ini belum ketahuan hasilnya.

"Mudah-mudahan dilingkungan kami tidak banjir lagi, untuk saat ini kita belum tahu karna hujan belum turun," ujarnya. (Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: