seputarbanten.com-CILEGON.Hingga awal September 2016 ini, Dinas Sosial (Dinsos) Cilegon sudah menyalurkan sedikitnya 1.300 paket bantuan dari 1.500 paket yang disiakan bagi korban bencana seperti kebakaran, banjir dan lainnya yang menimpa warga Kota Cilegon.

Kepala Seksi (Kasi) Bantuan Sosial (Bansos) pada Dinsos Kota Cilegon Suher S Sainan mengatakan bantuan bencana itu tidak berupa uang, tapi kebanyakan paket sembako dan kebutuhan lainnya. Sembako yakni berupa beras, mie instan, sarden, kecap dan berupa kebutuhan lainnya.

"Bantuan yang kita berikan ini bukan berbentuk uang tapi paket," katanya.

Juher menjelaskan, pemberian paket sembako itu untuk membantu meringankan korban bencana. Sampai saat ini jumlah yang telah diserahkan kepada penerima bantuan sebanyak 1.300 paket bantuan dari jumlah 1.500 paket yang disiapkan pada tahun 2016 ini.

"Untuk tahun ini kurang lebih tinggal 200 paket bantuan," jelasnya.

Kendati begitu, Juher memastikan, jumlah paket bantuan yang tersedia masih cukup hingga akhir tahun 2016 ini. Terlebih bencana yang terjadi di wilayah Kota Cilegon tidak terlalu banyak.

"Jika paket bantuan yang tersedia habis, kita akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau bisa langsung meminta bantuan kepada Dinsos Provinsi Banten. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan," tandasnya.

Lebih lanjut, Juher mengungkapkan, pada tahun 2016 ini, ketersediaan alokasi anggaran pemberian bantuan mengalami penurunan. Sebab tercatat pada tahun 2015 lalu, jumlah paket yang tersedia untuk korban bencana yaitu sebanyak 5.000 paket bantuan.

"Lantaran alokasi anggaran menurun, dan penyerapannya juga sedikit, maka 2016 ini dilakukan penyesuaian pada jumlah ketersediaan bantuan. Alhasil, batas minimal jumlah bantuan 1.500 paket saja di tahun ini," ungkapnya.

Juher menegaskan, setiap penyerahan bantuan Paket untuk korban bencana disesuaikan dengan pengajuan proposal dari pihak kelurahan dan akan disalurkan apabila Dinsos Cilegon sudah melakukan penghitungan.

"Setiap pemberian bantuan kita hitung sesuai dengan KK (kepala keluarga-red). Jadi tidak bisa setiap ada bencana kita langsung kirim tanpa ada perhitungan sebelumnya," tegasnya.

Juher menambahkan, dalam penyaluran paket bantuan bagi korban bencana, pihak Kelurahan ataupun pihak Kecamatan agar segera melaporkan kejadian bencana ke Dinsos Kota Cilegon dengan cepat agar bantuan dapat disalurkan dengan cepat.

"Semakin cepat dilaporkan semakin cepat juga penyalurannya," tambahnya.

Sementara itu, salah satu korban kebakaran di Lingkungan Panesepan, Kelurahan Tegal Bunder, Kecamatan Purwakarta, Suheri mengaku paket bantuan yang diberikan oleh Dinsos bagi korban bencana sangatlah membantu. Dalam kondisi itu, dirinya maupun warga yang terkena musibah dipastikan membutuhkan ulur tangan bantuan baik dari pemerintah maupun yang lainnya.

"Alhamdulilah bantuan dari Dinsos itu sangat membantu," katanya. (Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: