seputarbanten.com-GROGOl, Warga lingkung Kecamatan Grogol Kota Cilegon keluhkan pembuatan Identitas penduduk dikantor kecamatan, hal ini dikarnakan persaratan yang terlalu bertele-tele

Dikatalan Sariman ketua Rt 01 Rw 04 lingkungam keserangan kelurahan rawaarum kecamatan grogol, persaratan yang diperseratkan oleh pihak kecamatan seharusnya diperingkas, seperti dalam pembuatan perubahan Kartu Keluarga (KK) tidak perlu menggunakan surat akte nikah.

"Ini kan hanya perubahan KK saja dan status pernikahan, sementara nomer induk dan lainnya tidak berubah sehingga tidak perlu bertele-tele dan mempersulit warga," katanya

Menurut Sariman saat ini Kota Cilegon, Tengah menjalankan pelayanan Prima, seharusnya pelayanan dilakukan dengan mudah dan cepat

"Tampa menyampingkan aturan, masyarakat tidak perlu di sulitkan lagi dengan perseratan yang bertele-tele," tuturnya.

Ditempat berbeda, Iwan warga Keluahan Rawa Arum menegaskan terkait pembuatan Karta Indentitas Anak (KIA) yang saat ini masih kurang sosialisasi, karna dari tingkat Rt hingga kelurahan belum banyak mengerti pembuatan kartu tersebut.

"Saya tanya ke ketua Rt malah gak tau, bahkan pihak kelurahan pun belum mengetahui hal tersebut," tegasnya

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Kecamatan Grogol, Seihu Said mengaku peraturan yang diterapkan dikecamatan itu sudah sesuai dengan aturan dari dinas kependudukan kota cilegon.

"Kita juga sudah memperingan persaratan jika ada orang yang sudah tua dan tidak dapat menunjukan akte nikah dapat menggunakan surat keterangan menikah," pengakuannya

Terkait KIA, Seihu menjelaskan untuk sosialisasi saat ini masih sebatas ditingkat kota, pihaknya pun belum dapat mengetahu banyak tentang KIA

"Semua dilakuka oleh dinas kepemdudukan," jelasnya.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: