seputarbanten.com-SERANG, Pemerintah pusat dalam waktu dekat berencana akan mengembangkan pendidikan dan pelatihan vokasi atau kejuruan, terutama pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Selian itu, pemerintah juga berfokus pada pengembangan SMK, sektor unggulan seperti maritim, pariwisata, pertanian dan industri kreatif.

Memurut Wakil Walikota Serang, Sulhi Choir Dalam hal itu pun, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang juga mengaku siap untuk mewujudkan sekolah kejujuran, karena dapat mengembangkan kualitas pendidikan

"Salah satu pendidikan karakter ini adalah tugas pendidik. Pendidik harus memperhatikan betul kepada anak didiknya, dan harus memahami tugas dan fungsi dia sebagai pelajar. Dan siswa jugaharus memahami tentang pentingya meningkatakan kreativitas mereka,” ujarnya

Ditempat berbeda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Akhmad Zubaillah pun mengaku mendukung atas niatan baik pemeritah pusat dalam mengembangkan kualitas pendidikan. Karena Kota Serang juga sudah menerapkan konsep pendidikan jujur ini sejak awal.

“Kita sudah ada dan menerapkan hal ini sejak dulu, dan niatan pemerintah pusat saya rasa ini bagus. Di Kota Serang misalnya ada sekolah yang sudah menerapkan kantin jujur seperti MAN 2 Serang dan lainnya. Jadi di satu kantin tidak ada penjaganya, dan dari sana siswa didik langsung praktik soal kejujuran,” katanya

Zubaillah menambahkan, konsep pendidikan kejujruan tersebut ikut diajarkan oleh para guru di masing-masing sekolah.

“Kan dari guru pendidik juga mengajarkan kejujuran. Juga mengajarkan cinta tanah air, soal kebangsaaan, dan itu sudah ada dari dulu. Kalau sekarang mau dikembangkan tentu sangat baik,” ujarnya.

Tambah Zubaillah Poin penting dalam pendidikan harus sesuai dengan kemajuan sosial maupun ekonomi.

“Saat ini kita sudah ada Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), jadi kurikulumnya mengarah ke sana, berarti itu kan harus ada tenaga dan skill yang mengarah ke sana. Saya juga tengah menunggu Kemendikbud yang kabarnya akan menambah SMK,” paparnya.

Sementara soal etika atau nilai kejujuran terhadap siswa didik di Kota Serang tambah Zubaidillah, jika dilihat dari sisi tenaga pengajar dan orang tua, serta masyarakatnya masih memiliki pola-pola pembelajaran yang masih menggunakan akidah agama. Dan soal etika harus selalu diterapkan oleh para guru sebagai teladan bagi anak.

“Kalau di Kota Serang Alhamdulillah tidak ada tawuran, karena siswa di sini masih memiliki etika dan tatanan moral yang baik. Dari akidahnya juga baik, karena orang tua dan guru mengajarkan hal itu. Kan kita Kota Serang madani,” tambahnya.(CTB-)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: