seputarbaten.com-CILEGON, Dalam peringatan bedol desa yang dilakukan semalam (31/8), digedung serbaguna kampus Al-Khariah Cilegon, oleh Front Pribumi Menggugat (FPM), dihadiri lebih dari 70 akademisi mahasiswa dan pemuda

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengingatkan industri terutama PT.Krakatau Steel akan sejarah pembangunan pabrik baja terbesar diindonesia.

Menurut inisiator kegiatan Rudi Iskandar, PT.KS seharusnya menengok kebelakang akan keiklasan warga pribumi yang mau tanah mereka dijual dengan harga yang cukup murah, untuk dibangun pabrik tersebut.

"Dengan menengok sejarah tersebut,seharusnya PT.KS dapat memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada warga lokal," tuturnya

Rudi yang biasa disapa kang Bob dalam kesempatan tersebut memceritakan tentang sejarah awal mula terbentuknya PT.KS Di kota Cilegon.

"berdiri pada tanggal 31 Agustus 1970. Yang sebelumnya Presiden RI Ke-1 Soekarno mencanangnan proyek besi baja trikora pada tahun 1960 sebagai dasar industri yang tangguh, dan pada tahun 1977 Presiden ke-2 RI meresmikan pabrik terbesar di Indonesia tersebut, dengan banyak membeli tanah milik warga lokal," Ceritanya

Karna dasar tersebut, Asep Saefulloh setelah kegiatan tersebut akan menuturkan setelah lama PT.KS Berdiri dikota cilegon kepudulian terhadap warga sekitar dirasa kurang, bahkan banyak warga yang berada sekitar pabrik tersebut hidup miskin.

"Kita akan ingatkan PT.KS akan Hal tersebut, dengan mengirimkan hasil diskusi malam ini kepada manegement PT.KS, pihak terkait dan tembusan mentri BUMN dan Presiden," katanya

Asep mengancam jika PT.KS tetap saja tidak peduli kepada warga lokal ia bersama FPM, akan melakukan aksi dengan meminta untuk dibekukan perusahaan tersebut dan melakukan mogok masal.

"Kalau dalam peringatan bedol desa ini pihak industri tidak juga mendengar dan mengutamakan masyarakat local, temen-temen sepakat untuk meembekukan atau mogok massal, sebagai peringatan keras terhadap industri," ancamnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: