seputarbanten.com-SERANG,Setelah kemarin dalam pertanyaan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota serang yang menyebut DPRD kota serang bodoh, kini pernyataan itu dibantah, pasalnya Baik Dindikbud Atau DPRD telah memahami aturan pengvunaan dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS).

Hal tersebut diungkap Kadindikbud kota serang, menyatakan tidak ada maksud membicarakan untuk menyudutkan lembaga wakil rakyat. Apalagi ia mengaku mengerti tentang tata pemerintahan, dan perlu hubungan yang harmonis dan DPRD adalah lembaga yang terhormat.

"Karena sebenarnya saya hanya menyampaikan peraturan dana Bos kepada Kepala Sekolah yang sebenarnya. Tidak ada maksud untuk menyebutkan bahwa DPRD Kota Serang ini bodoh," katanya

Lebih lanjut Akhmad Zubaidillah, mengapa dirinya menganjurkan memakai dana Bos sendiri, karena supaya anak-anak pada bisa belajar kembali, Karena kerusakan yang bersekala kecil bisa memanfaatkan memakai BOS. Seperti pengecetan, perbaikan atap bocor, saluran pipa air mampet dan lainnya.

“Dari pada menunggu anggaran Pemkot Serang lama, mending pakai BOS. Soalnya para siswa dan walimurid yang terkena dampaknya, serta kalau sudah di rehab mereka pun dapat belajar dengan nyaman,” ucapnya

Sementara itu, Ketua Komisi II, DPRD Kota Serang, Furtasan Ali Yusuf mengatakan, Dindikbud Kota Serang menganjurkan untuk pembangunan sekolah SDN 9 Kota Serang memakai dana bos itu salah, karena bos sendiri hanya khusus sebagai anggaran bantuan saja.

"Makanya saya ingatkan bahwa aturan tersebut adalah salah, dan jangan sampai pihak sekolah mengikuti arahan dari Dindikbud Kota Serang," ujarnya (CTB-)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: