seputarbanten.com-SERANG, Sampah yang berserakam di kota serang, membuat tidak sedap di pandang, namun pemerintah kota (Pemkot) serang belum dapat mengatasi sampah, hal ini dikarnakan kesediaan fasilitas dan Sumber Daya Manusi (SDM), sehingga banyaknya sampah tidak dapat di kordinir dengan baik.

Kepada seputar banten wali kota serang Sulhi Choir, dalam acara worshop keberaihan yang diadakan dinas tatakota serang mengakui jika saat ini kota serang dalam keadaan darurat sampah.sehingga sering kali banjir dikala musim penghujan.

"terdapat 1600 meter kubik lagi perharinya yang belum dapat terangkut. Hal ini karena kurangnya sarana prasaran yang ada di Pemerintah Kota Serang, dan kita juga terus berupaya untuk meminta bantuan kepada SKPD lain agar dapat membantu dalam hal membuat Kota Serang menjadi bersih," pengakuanny

Menurut Sulhi, seharusnya di tiap titik harus terdapat tempat sampah, akan tetapi untuk tempat sampah Pemkot Serang sendiri belum dapat mengwujudkanya.

"Karena fasilitas yang lainya juga belum memadai. Seperti halnya mobil sampah Kota Serang baru punya 29 mobil saja, dan seharusnya ada 70 mobil. Sedangkan untuk Cator hanya terdapat 20 cator, dan mestinya harus ada 60 cator," tuturnya


Ditempat sama, Sekretaris Dinas Tata Kota Serang, Maritullah menambahkan, bahwa tidak hanya fasilitas kendaraan saja yang kurang, tapi tempat sampah dan sdm juga Dinas Tata Kota Serang masih kekurangan.

"Kita saja baru memiliki TPS sebanyak 87, dari yang semestinya harus terdapat 300 TPS. Sedangkan SDM sendiri, kita hanya terdapat 431 pegawai untuk mengakut sampah," ucapnya.

Seperti diketahui, kata Maritullah masih terdapat 3 Kecamatan yang belum bisa diangkut sampahnya. Seperti Kecamatan Cipocok, Kecamatan Kasemen, dan Kecamatan Serang.

"Makanya masih terdapat Daya tampung sebanyak 1400 permeter perkubik yang belum bisa kita angkut," katanya.

Sisi lainya, Kabid Kebersihan, Dinas Tata Kota Serang, Tb Hasanudin menambahkan, bahwa untuk mengatasi persampahan di Kota Serang yang memang sulit untuk di minimalisir. Pihaknya pun telah mengusulkan TPS 3 R, yaitu tempat pembuangan sampah yang dapat di daur ulang.

"Misalkan menjadi Kompos ataupun barang-barang lainya. Makanya kita berharap usulan ini dapat diterima dengan baik, dan 200 meter TPS 3 R dengan dilengkapi perbagaimana macam fasilitas akan siap dibangun pada daerah sekitar Kecamatan Walantaka," tutupnya. (CTB-).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: