seputarbanten.com-CILEGON, Semenjak adanya median jalan protokol yang dibuat beberapa tahun lalu, ternyata menjadi persoalan bagi warga sekitar yang berada di lingkungan Simpang Tiga, Ramanuju.

Menurut Ketua RT 06/02 Kelurahan Ramanuju Kecamatan Purwakarta Rahmatullah Banyak warga yang mengeluhkan tidak adanya jalan penyeberangan sehingga harus berjalan dahulu ke tugu landmark, terlebih dirasakan oleh anak sekolah SMP Madinatul Hadid.

"Saya sudah memberikan surat ke kelurahan ramanuju untuk dibangun lagi jalan penyeberangan. Kasihan jika warga atau anak sekolah harusy memutar jauh untuk menyeberang. Padahal dulu kami dimudahkan dengan adanya jalan itu," ujarnya

Kata Rahmatullah dirinya khawatir dengan jalan di bundaran tugu Landmark yang banyak dikelilingi oleh sejumlah kendaraan dari berlainan arah.

"Khawatir saja terjadi kecelakaan dan tetap kemacetan dirasakan. Apalagi anak-anak sekolah kan terkadang tidak mengerti bahayanya kecelakaan," katanya

Sementara itu, Kepala DKP Cilegon Ujang Iing menjelaskan, silahkan warga atau pihak sekolah membuat surat yang ditembuskan kepada pihak terkait untuk dijadikan bahan pertimbangan.

"Tembusan itu bisa ditujukan kepada kami dan Dishub Cilegon. Sebab pembuatan jalan penyeberangan itu dibawah kewenangan Dishub Cilegon. Sedangkan median jalan masih dalam prosea perbaikan kami hingga Desember 2016," jelasnya.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: