seputarbanten.com-SERANG, Dengan adanya kejadian 3 orang masyarakat Lingkungan Rau Timur RW 21 terkena penyakit DBD hingga dirawat di RS KS, maka itu masyarakat rw 21 mengadakan kerja bakti massal selama dua hari.

Pantauan dilokasi, kerja bakti yang dilakukan untuk mengatasi DBD sendiri, masyarakat pun melibatkan Puskesmas Pasar Rau untuk dilakukan fogging atau penyemprotan anti DBD, Sabtu(29/10).

Ketua Karang Taruna, RW 21, Junaedi mengatakan, kegiatan kerja bakti bersama dan penyemprotan DBD sendiri memakai anggaran masal ataupun secara swadaya masyarakat.

"Ini pun dilakukan supaya mengantisipasi kedepan tidak ada lagi warga rau timur RW 21 yang terkena DBD. Makanya kita kompak melakukan ini," katanya.

Kerja bakti bersama yang dilakukan, masih dikatakan Junaedi, di bantu juga oleh Puskesmas Rau, karena supaya dapat benar-benar bersih dari sampah yang terdapat di solokan.

"Biyar kita tau cara membersihkan lingkungan seperti apa, makanya melibatkan para pegawai Puskesmas Rau," ucapnya.

Di tempat sama, salah satu warga Rw 21, RT 02, Ruslan mengaku senang dengan adanya kegiatan-kegiatan anak-anak muda di Karang Taruna RW 21 sangatlah aktif dalam kegiatan masyarakat.

"Makanya kita sangat bersyukur dengan adanya penyemprotan vogging ini, karena dapat mengantisipasi dari penyakit DBD. Kalau bisa mah dilakukan dalam satu tahun 3 kali. Biar aman dari DBD dan tidak terjadi lagi," ujarnya. (CTB-).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: