seputarbanten.com-SERANG, Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Serang menggelar uji emisi kendaraan dan menargetkan 2000 unit kendaraan yang ada di Kota Serang dapat di uji secara gratis.

pihak BLHD Kota Serang sendiri berencana menggelar Uji Emisi dalam tiga hari yang akan dilakukan di tempat berbeda, yang akam dimulai sejak selasa (11/10)

Kasubdit Pemberdayaan Lingkungan, Yulia mengatakan, bahwa dalam pelaksanaan Uji Emisi sendiri akan di bagi dalam tiga titik, dan itu bertujuan untuk mengurangi polusi kendaraan.

“Supaya setiap masyarakat yang memakai kendaraan dapat merawat kendaraanya dengan baik. Sehingga tidak mencemarkan polusi udara,” katanya

Sementara itu, Kabid Pengawasan Dampak Lingkungan BLHD Kota Serang, Wiwi Widowati menambahkan, dalam satu hari pihaknya menargetkan sekitar 700 unit  kendaraan roda empat baik kendaraan pribadi, kendaraan dinas, maupun kendaraan  angkutan umum.

"Hari ini uji emisi dilakukan di KSB, besok akan digelar di Puri Citra Land Kota Serang dan hari terakhir di Islamic Center," jelasnya

Menurutnya, uji emisi sendiri sangatlah  penting untuk mengetahui sejauh mana tingkat kesehatan mesin kendaraan yang bisa berdampak pada keselamatan para pengemudi dan pengguna jalan lainnya. Dampak lainnya yaitu asap kendaraan yang dihasilkan bisa mencemari lingkungan dan berbahaya untuk kesehatan masyarakat.

“Berdasarkan uji emisi sebelumnya hanya sekitar 10 persen kendaraan yang dinyatakan tidak layak atau tidak lulus uji emisi. Karena jika ditemukan kendaraan yang dinyatakan tidak sehat setelah uji emisi hanya dapat kita berikan peringatkan kepada pemilik kendaraan untuk segera diperbaiki. Kita pun belum ada sanksi apa-apa, dikarenakan belum ada peraturan yang berlaku,” tuturnya.

Lebih lanjut wiwi mengungkapkan uji emisi sendiri setiap tahun dilakukan sebanyak dua kali, dan untuk tahun 2016 pihaknya hanya melaksanakan uji emisi satu kali. Hal itu dikarenakan di tahun ini Pemkot Serang tidak menerima dana dari kementrian yang diberikan melalui BLHD Provinsi Banten untuk melaksanakan kegiatan uji emisi tersebut.

"Tapi kita pun berkerja sama dengan pihak Stakholder yang bersangkutan, agar berjalan lancar kegiatan uji emisi tersebut. Seperti halnya dari Kementrian ada enam orang, dari Polres empat orang, dari Dishub enam orang juga ada dari Dinas Tata Kota sebanyak empat orang,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pengendara mobil Colt Diesel Yudi, mengatakan, dengan adanya uji emisi tersebut dirinya bisa mengetahui tingkat kesehatan mesin mobilnya. Kendati demikian ia mengaku, selalu melakukan perawatan terhadap mobilnya.

“Lumayan bisa cek kendaraan gratis, bisa tau kondisi mesin mobil, dan ternyata mesin mobil masih sehat,” tutupnya. (CTB-).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: