seputarbanten.com-SERANG,Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten telah selesai menyelenggarakan kegiatan Worshop untuk mengajak wartawan Banten untuk mengikuti dan memaknai data BPS. Acara tersebut dilakukan untuk mewujudkan kerja nyata BPS dengan pensingkronisasian antara data BPS dengan data media.

Kepala BPS Provinsi Banten, Agung Soebeno mengatakan, media menjadi salah satu jembatan yang memberikan informasi kepada masyarakat luas. Makanya, pihaknya mengajak seluruh wartawan untuk bersama-sama memaknai data-data yang biasa diperoleh oleh BPS.

 “Kami ingin bersama wartawan lain dapat saling bersinergi membantu memberikan informasi terkait laju pertumbuhan ekonomi (LPE), inflasi daerah, data pengangguran, kemiskinan dan lainnya sesuai dengan data-data yang telah kami miliki. Agar pemberitaan dapat sesuai dengan data yang ada,” katanya

Agung menjelaskan, salah satu hal sensitif yang paling sering dibahas yaitu terkait infalasi daerah.

“Banyak arti terkait inflasi itu sendiri, dan Inflasi dapat menggambarkan perubahan harga bukan tinggi harga. Bahkan inflasi merupakan gejala peningkatan tingkat harga pada level aggregate dalam perekonomian secara terus-menerus dan inflasi juga merupakan kenaikan tingkat harga umum yang steady/peristent dan terus menerus,” jelasnya

Kemudian dengan mengolah data yang ada, masih kata Agung, maka pihaknya akan dapat membantu memberikan informasi yang dibutuhkan.

“Kami ingin sama-sama membantu terkait informasi kepada media yang ada, agar data dan berita bisa akurat supaya menjadi konsumsi positif untuk masyarakat. Masyarakat juga bisa memahami pergerakan perekonomian yang terjadi,” pungkasnya. (CTB-).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: