seputarbanten.com-SERANG, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, Mochamad Rus’an meminta kepada seluruh warga Kota Serang untuk megetahui pentingnya penggunaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) bagi pelayanan di Kota Serang.

Menurut Mochamad Rus’an, dalam beberapa tahun lagi pemerintah akan menerapkan pelayanan publik menggunakan KTP tersebut.  Ia menilai, masih banyak masyarakat Kota Serang yang belum memahami betul penggunaan dan pentingnya KTP El sehingga tidak terlalu mempersoalkan pembuatannya, apalagi antrean panjang di Disdukcapil menyebabkan masyarakat enggan untuk melakukan prosedur pembuatan KTP tersebut.

"Masih banyak masyarakat yang belum megetahui, pentingnya E-KTP, sehingga menyebabkan masyarakat masih enggan membuatnya," tuturnya

Mochamad Rus’an mengatakan, masyarakat harus benar benar aktif dalam pembuatan atau perekaman KTP El, karena pemerintah Kota Serang telah melakukan jemput bola dalam melakukan pelayanan pembuatan KTP tersebut.

"Semestinya masyarakat aktiv dalam membuat E-KTP, dan melakukan perekaman," katanya

Lebih lanjut Mochamad Rus’an menjelaskan Selain itu, persoalan pelayanan KTP El yang sering dikeluhkan oleh sebagain warga itu bukan berasal dari pemerintah daerah melainkan dari pemerintah pusat langsung yakni Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang juga masih kekurangan blangko dan sebagainya.

“Jadi mengenai pelayanan publik data kependudukan, kemarin dari pemerintah pusat juga telah mengintruksikan mengenai batas perekamannya. Jadi pemerintah mengikuti aturan aturan sebelumnya, dan dari pengawasannya Panitia Khusus (Pansus) juga sudah terbentuk. Tinggal finalisasi saja, dan kami sampaikan persoalan tersebut kepada masyarakat,” jelasny

Mochamad Rus’an banyaknya sejumlah hambatan pada Disdukcapil tersebut karena di pemerintah pusat juga masih ada kendala seperti kurangnya alat rekam dan minimnya blangko.

“Tapi intinya ada proaktif juga dari masyarakat, apalagi di Kota Serang kebutuhannya banyak. Semua pelayanan rata rata berdasarkan pemerintah pusat, dan kewajiban masyarakat harus mengikuti aturan dan cepat dilakukan. Kami pun akan mendorong pemerintah, pasti akan diselesaikan walaupun jangka waktunya agak lama,” tuturnya.

Dalam berita sebelumnya, pelayanan pembuatan dan perekeman Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang dibatasi. Pelayanan dan perekaman E-KTPtersebut hanya 300 orang setiap harinya. Hal itu karena untuk mengantisipasi adanya penumpukan dalam pembuatan E-KTP.

Sekretaris Disdukcapil Kota Serang, Khudori KA mengatakan, pembatasan pelayanan menjadi satu satunya solusi untuk memaksimalkan proram E-KTP. Menurutnya, adanya antrian yang panjang dan menumpuknya berkas membuat pekerjaan petugas pelayanan dan perekaman di Disdukcapil kwalahan, sebab, staf yang ada pada Disdukcapil tersebut tidak terlalu banyak.

"Jadi masyarakat ini salah tanggapan, bukan di tutup, tapi kami batasi dalam melakukan perekaman, karena kita mewaspadai adanya penumpukan data perekaman," katanya.

Khudori menuturkan, apabila tidak di batasi dalam perekaman E-KTP, warga Kota Serang banyak yang bolak balik Disdukcapil karena waktu mendaftar dengan waktu merekam dipisahkan karena banyaknya pendaftar. Ia menilai, dampak dari kejadian tersebut yakni pembuatan KTP lambat.

"Makanya masih banyak masyarakat yang menanyakan, kenapa E-KTPnya tidak jadi-jadi. Ini karena adanya data yang tertumpuk di Disdukcapil sendiri,"ucapnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat Kota Serang untuk tertib jika ingin memiliki KTP. Menurutnya, jika ketentuan dari pihaknya tidak dilaksanakan maka seluruh program pelayanan masyarakat akan terhambat.

"Kalau tidak sabar mah, bisa-bisa nanti tahun depan akan membeludak kembali dalam perekaman E-KTP. Sedangkan kita dibatasi dalam perekaman sampai tahun 2017 bulan September," tuturnya.

Ia menuturkan, bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman E-KTP, bisa melakukanya di Kecamatan masing-masing, karena di kantornya tersebut tidak bisa melakukan perekaman sebanyak-banyaknya. Ia merasa heran kepada sejumlah masyarakat, sebab, masih saja ada yang tidak tahu sama sekali tentang prosedur pelayana E-KTP, padahal, kata dia, pihaknya sudah melakukan sosialisasi. (CTB-).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: