seputarbanten.com-MERAK, Sekitar 30 warga korban gusuran lingkungan cikuasa pantai kelurahan gerem kecamatan grogol, berencana pindah dilingkungam sumur jaya kelurahan tamansari kecamatan pulomerak, yang menempati lahan milik anggota DPRD kota cilegon yang dibeli secara keridit.

Namun rencana kepindahan tersebut menuai protes dari salah seorang warga dilingkungan tersebut, M.Iqbal yang juga mantan anggota dewan kota cilegon, mempertanyakan ijin pembangunan pemukiman warga baru, karna keberadaannya diatas bukit.

"Berlokasi di atas ketinggian yg nantinya limbah penghuni akan jatuh klingkungan dibawahnya," katanya

Iqbal juga meminta kejelasan atas ijin pemukiman baru tersebut, dan mendesak kepala kelurahan untuk mengumpulkan para-pihak terkait lahan bakal hunian tersebut.

"Agar nantinya ada pertanggungjawaban tertulis dari pihak pemilik dan pengembang atas proyek yang digarap.dan itu berpijak pada prosedur perijinan," pintanya

Sementara itu pagi tadi (12/10), kepala kelurahan tamansari, Tb Eddi Sugara mengumpulkan ketua Rt dan tokoh masyarakat serta warga korban gusuran untuk melakukan verifikasi, namun M.Iqbal tidak hadir dalam pertemuan tersebut, dan kepala kelurahan sempat menelponnya namun tidak diangkat

Seusai melakukan pertemuan, Eddi mengaku, pengurus Rt, tokoh masyarakat telah menerima kehadiran dari warga gusuran, dan mengenai saluran dremase akan dibuatkan agar tidak mengganggu pemukiman dibawahnya.

"Saya sifatnya hanya membantu warga korban gusuran, dan kita pun telah memilih warga yang akan pindah, serta selalu mengikatkan agar warga dapat selalu menjaga ketertiban lingkungan," katanya

Ditempat yang sama tokoh masyatakat, H.Muslih mengaku telah menerima kehadiran warga dari lingkungan cikuasa pantai tersebut, ia pun memberikan wejangan agar warga selalu menjaga ketentraman lingkungan.

"Hal yang wajar jika ada polemik, akan tetapi kita sudah menerima kehadiran warga tersebut, dan saya meminta warga saling menjaga ketertiban dan ketentraman lingkungan," pemgakuannya

Disisi lain warga korban gusuran cikuasa pantai mengungkapkan, rasa terimakasih kepada warga tamansari dan kepala kelurahan yang mau membantu dengan menyediakan lahan, ia dan warga lainya telah berkordinasi, akan mengedepankan pembangunan yang tidak mengganggu warga disekitar.

"Kita masing-masing membangun-bangunan rumah kami, sesuai kemampuan kami, karna kami pun dalam mengkridit rumah luasnya berbeda-beda ada yang cuma 50 M, 100 M tergantung kemampuan kami, dan kami akan buatkan drenase agar limbah kami tidak menggagu masyarakat lain, yang nantinya diarahkan kekali didekat situ," ungkapnya.(Ipul)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: