seputarbanten.com-SERANG, Guna memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cepat dan mudah di era tekhnologi pemerintah di dorong untuk mengunakan system berbasis tekhnologi. Oleh karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan segera menerapkan konsep smart city alias konsep kota cerdas.

Konsep smart City dinilai dapat akan meningkatkan partisipasi masyarakat dan pemerintah dalam memanfaatkan data, aplikasi, memberikan masukan maupun kritikan secara mudah dan cepat.

Wakil Walikota Serang, Sulhi Choir mengatakan, dengan pemanfaatan teknologi dan komunikasi pemerintah dapat mewujudkan pelayanan masyarakat lebih baik. Oleh karenanya dirinya menyambut baik jika pemerintah akan system smart city tersebut seperti yang terungkap pada pelatihan smart city yang difasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Mudah mudahan pelatihan ini disertai dengan kebutuhan para SKPD di Pemkot Serang, tentunya untuk mendorong pemerintah dalam sistem smart city. Karena dalam memanage pemerintahan perlu teknologi dan perlu terobosan baru,” Kata Sulhi saat ditemui disalah satu hotel di kota serang, Kamis, (20/10).

Jika sistem smart city tersebut diterapkan, sambungnya, seluruh pelayanan yang ada di Kota Serang dapat dilayani secara online. Karena menurutnya, dengan system tersebut pelayanan kepada masyarakat dapat lebih efektif dan efisien. Karena SDM yang ada di Pemerintahan Kota Serang dapat memahami dan menerima konsep smart city tersebut sehingga dapat di implementasikan.

“ Ini (sistem smart city-red) sangat bagus, semoga pemkot serang dapat memahami dan menerima konsep tersebut,” ucapnya.

Si tempat yang sama, manager Center  for Digital Society (CFDS) UGM, Dedi Permadi menuturkan,  pelatihan smart city itu merupakan inisisasi CFDS UGM , Microsoft Indonesia, dan Kementerian Dalam Negeri. Dengan konsep tersebut ketiga instansi memiliki tujuan untuk mendorong pemerintah untuk mencarikan solusi permasalahan yang ada pada masyarakt.

”Dengan konsep kota pintar ini, kami memiliki komitmen untuk mendorong pemerintah mencari solusi persoalan yang ada di masyarakat,” jelasnya.             

Dedi menambahkan, konsep smart city ini akan terapkan di seluruh Indonesia, termasuk Kota Serang. Dirinya berharap dengan pelatihan kali ini dapat menjadi titik awal bagaimana Kota Serang bisa mengembangkan konsep  smart city.

" Kami bersama -sama bekerja agar konsep smart city ini dapat diterapkan di seluruh Indonesia, termasuk Kota Serang ini,” ungkapnya.

untuk diketahui, pelatihan smart city yang diselenggarakan Center  For Digital Society (CFDS) Universitas Gadjah Mada di salah satu hotel di Kota Serang akan di langsungkan pada 20-21 Oktober 2016. pelatihan tersebut di ikuti oleh seluruh perwakilan SKPD yang ada di Kota Serang. (CTB-).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: