seputarbanten.com-CILEGON, Dinas pendidikan kota cilegon melalui bidang pendidilan non formal dan informal membentuk kelompok kerja ( POKJA ) Akreditasi untuk lembaga pendidikan dan lembaga kursus yg ada di kota cilegon.

Hal tersebut di katakan kepala bidang PNFI dinas pendidikan kota cilegon Muhammad Najid, saat dikonfirmasi di sela-sela kegiatan supervisi satuan pendidikan PAUD dan DIKMAS, diaula dindik, rabu 5 Oktober 2016.

Menurut M. Najid, banyak lembaga pendidikan anak usia Dini yg belum terakreditasi dikota cilegon, membuat pihaknya harus bekerja keras, agar lembaga pendidikan dikota cilegon bisa semuanya terakreditasi.

"Masih banyak lembaga pendidikan yang belum terakreditasi, namun kita akan tetap mengupayakan semua lembaga pendidikan terakreditasi," katanya

Kabid PNFI menjelaskan, dari 153 lembaga PAUD, hanya 40 PAUD yg sudah terakreditasi, dan sisanya belum melakukan akreditasi lembaganya.

"Dari 153 lembaga PAUD, baru 40 paud yang sudah terakreditasi," tuturnya

Menurut M. Najib, Kendala banyaknya lembaga yg belum terakreditasi dikarenakan, pola pikir pengelola paud yg menganggap jika akreditasi di anggap sulit dan membutuhkan waktu, padahal lanjut Najib jika sudah dilakukan Akreditasi tersebut sangatlah mudah, bahkan pihaknya selaku dinas pendidikan akan selalu siapp untuk mendampingi dan membinan lembaga yg akan melakukan akreditasi.

"Untuk pengurusan Akreditasi sebenernya sangatlah mudah, dinas pendidikan akan selalu siap mendampingi dan membina lembaga yang akan melakukan akreditasi," jelasnya

Lebih lanjut Najib menuturkan, bahwa saat ini Pokja Akreditasi mempunyai beban mengakreditasi, apalgi saat ini tidak hanya lembaga PAUD, LKP, PKBM saja, namun Taman Kanak-kanak  dan Raudhtul Atfal (RA) sudah masuk dalam bidang PAUD yang juga harus di data kembali mana-mana yg sudah dan belum ter-Akreditasi.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: