seputarbanten.com-CILEGON, Pengunjung pasar keranggot kota cilegon yang membawa kendaraan roda dua, dan memarkirkan kendaraannya didepan kantor UPTD pasar mesti membayar biaya parkir sebesar Rp 2000 yang dipinta oleh petugas parkir, yang tidak menunjukan karsis parkir.

Karna hal tersebut, seorang pengunjung yang tidak mau disebutkan namanya mempertanyakan biaya parkir tersebut karna tidak adanya karcis.

"Uang parkir ini akan didistribusikan kemana, dan untuk apa, jika tidak ada kartu parkir, karna jika kita gak ngasih juru parkir marah," katanya

Pengunjung lain seorang ibu rumah tangga yang parkir ditempat tersebut, juga mempertanyakan hal yang sama, menurutnya jika tidak ada kartu parkir bagaimana penanggung jawaban jika tidak ada bukti karcis.

"Ini kan lahan UPTD kenapa ada parkir yang gak ada tiketnya," tuturnya

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Keranggot Muhamad Yamin mengaku dirinya pun tidak suka jika halaman kantornya dijadikan lahan parkit, akan tetapi karna ketidak tersediaan tempat dan masalah parkir bukan kewenangannya ia tidak dapat berbuat banyak.

"Saya tidak mengetahui mengenai parkiran yang ada dipasar keranggot, karna semua itu kewenangan dari dinas perhubungan, tidak seperti pasar lain yang kewenangan pasar lain pun diserahkan kepada UPTD," Pengakuannya.(CTB-)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: