seputarbanten.com-SERANG, Pelebaran Jalan Sempu - Cipocok Jaya dikeluhkan oleh para pemilik toko atau pesewa kios dan ruko. Bahkan dua Dinas pun mengalami hal sama.

Karena pembangunan dan pelebaran jalan yang alot itu menghalangi hingga mematikan akses jual beli dan tepat di depan ruko mereka tengah di bangun irigasi dan pelebaran jalan yang dipastikan membutuhkan waktu yang sangat lama.

Seperti yang di ungkapkan oleh Pemilik Cafe Sasak, yang berada di jalan ki Ajurum, Cipocok Jaya Kota Serang, Wawat menuturkan, setelah dilakukan pembangunan dan pelebaran jalan tepat di depat rukonya, Pengunjung cafe drastis menurun. Selain tidak adanya lahan parkir untuk pengunjung, tempat makan untuk para pengunjung pun tengah di bongkar.

"Tempat parkir ga ada, buat masuk ruko pun susah. Sementara katanya masih lama selesainnya. Kita kan disini ngontrak, jadi rugi lah," katanya

Berdasarkan pantauan dilokasi, tepat di depan ruko atau rumah makan dan dua dinas tersebut yang berada di pinggir jalan tersebut sedang dilakukan pengerukan tanah untuk pemasangan irigasi. Sementara pelebaran yang dilakukan dengan betonisasi secara setengah-setengah atau bertahap.

Selain itu, warga lainnya yang belum lama mengontrak ruko di jalan tersebut, Yudhi meminta kepada pemerintah untuk segera menyelesaikan pembangunan tersebut. Karena seharusnya penyelesaian dilakukan terlebih dahulu kepada pinggir jalan yang berada tepat di depan ruko-ruko berjualan.

"Dampak dari pembangunan tersebut selain membuat rugi, juga bisa mematikan usaha kami. Ini kan pasti masih lama, seharusnya depan dulu, biar bisa parkir, ini parkir jauh. Sampai kemarin pengunjung ada yang kemalingan motornya, karena di parkir jauh, sementara tidak ada petugas parkirnya," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Zubaedillah mengalami hal sama seperti dua pemiliki ruko tersebut. "Kita mau parkir aja susah. Sampi semua pegawai Dindikbud parkirnya di Pom Bensi, karena susah mencari lahan parkir," jelasnya.

Sisi lainya, Kepala DBMTR Provinsi Banten, Hadi Soeryadi mengatakan, bahwa pelebaran jalan tersebut dilakukan secara bertahap. Pelebaran jalan tersebuk Kata Hadi akan diselesaikan pada tahun 2016 ini.

"Pada tahun 2016 ini pelebaran jalan sempu -cipocok Jaya baru dari titik persimpangan lampu merah sempu sampai persimpangan jalan Bayangkara,"tuturnya.

Lebih lanjut Hadi mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus pada pembebasan lahan di jalan tersebut. Menurutnya penyelesaian pembangunan jalan tersebut dapat terlaksana setelah jalan steril dari bangunan-bangunan warga.

"Pembebasan lahan hingga tahun 2017, jadi saat ini kami masih fokus terhadap pembebasan lahan. Karena kami masih menyelesaikan pembangunan jalan yang di Ciwaru dulu. Jadi harap pada bersabar,"pungkasnya. (CTB-).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: