seputarbanten.com-SERANG, Tarif Retribusi yang ada di Jalan Pasar Induk Rau disesuai dengan peraturan Dishubkominfo Kota Serang, karena para sopir angkot melakukan pembayaran yang melebihi dengan peraturan. Bahkan ada yang tidak pakai karcis.

Kadishubkominfo Kota Serang, Ahmad Mujimi mengatakan, bahwa tarif retribusi di Angkot adalah sebesar Rp 2000 ribu, itu pun terdapat karcis yang diberikan. Bahkan sesuai dengan perturan.

"Apabila ada yang melanggar dirinya pun mengaku akan melakukan tindakan tegas terhadap pegawainya. Jadi walaupun bayar 2 ribu harus terdapat karcis, apabila tidak ada karcis berarti pegawai saya yang bermain dan akan saya tindak," ungkapnya

Pantauan dilokasi, teryata tarif retrubusi yang diberlakukan oleh Kadishubkominfo Kota Serang tidak sesuai dengan peraturan yang diberlakukanya. Karena banyak angkot Kota Serang maupun luar Kota Serang yang tidak memakai karcis, bahkan melebihi kapasitas pembayaran.

Salah satu sopir angkut jurusan Ciomas, Lauli mengatakan, bahwa untuk membayar Retribusi apabila memasuki wilayah pasar induk rau tidaklah tentu, terkadang dirinya membayar Rp 5000 ribu.

"Tapi juga suka dibayar Rp 1000 ribu pun tidak apa-apa, dan saya bingungnya tidak ada karcis yang diberikan oleh petugas Dishub yang jaga. Saya pun setiap hari harus keluar duit sebesar 15 ribu untuk bayar retribusi di daerah Kota Serang," ucapnya.

Di tempat berbeda, Sopir angkot Kota Serang, Ruslan mengaku mengalami hal yang sama seperti Lauli. Bahkan dirinya harus mengeluarkan uang hingga Rp 20.000 Ribu.

"Jadi ni mas, saya muter-muter seharian bayar seribu ataupun dua ribu kepada petugas Dishub yang ada dipinggir jalan. Ini pasti diminta setiap ada petugas Dishub, kalau tidak membayar pasti saja saya diberhenti dan ditanya surat-surat. Dari pada ribet mending saya bayar saja," tutupnya.(CTB-).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: