seputarbanten.com-SERANG, Dindikbud Kota Serang dalam mengatasi tingginya angka putus sekolah, akan membuka sebuah pembelajaran Live Skil.

Pembelajaran Live Skil itu pun akan dimulai pada awal January 2017, dan bertujuan untuk membuat anak putus sekolah memiliki sebuah pendidikan.

Kadindikbud Kota Serang, Achmad Zubaidillah mengatakan, bahwa langkah yang akan diambil dalam mengenterfensi agar anak yang putus sekolah mau bersekolah kembali, dengan cara kejar paket dan ini adalah sebuah cara yang efektif.

"Kan ada berbagai macem Paket, ada paket A, B serta C. Karena anak yang putus sekolah sebanyak 400 di 7 Kelurahan pada dua Kecamatan belum tentu benar-benar orang miskin, mungkin hanya males saja untuk bersekolah kembali serta memilih berkerja di kebun. Makanya kita yang akan mengajarkanya, dengan datang ke setiap Kelurahan," katanya saat ditemui diruang kerjanya, Rabu(9/11).

Lanjutnya, dalam sekolah Live Skil nanti, hanya perlu menyempatkan diri selama 3 hari dan mendalaminya. Sekolahnya pun hanya berlangsung satu tahun, dan bisa mendapatkan ijazah yang diinginkanya.

"Untuk masalah biaya tidak perlu khawatir karena dalam sekolah ini tidak di pungut biaya apapun. Karena ini sudah ditanggung Pemkot Serang, dalam program mengatasi kemiskinan di Kota Serang," jelasnya.

Program sekolah Live Skil sendiri, masih dikatakan Zubaidillah, berbeda dengan program di Disnakers dan Dinsos Kota Serang. Karena Dindikbud sendiri hanya fokus memberikan pelajaran kepada usia-usia yang produktif saja. "Mulai dari 8 tahun hingga 20 tahun. Sasaranya  sendiri sudah jelas dan terarah," ungkapnya.

Kemudian, sambungnya, dalam program sekolah live skil tersebut Dindikbud Kota Serang lebih fokus kepada 7 kelurahan yang berasal dari dua kecamatan. Karena di 7 kelurahan itu di dominasi dengan anak-anak yang tidak dapat melanjutkan sekolah.

"Pertama Kecamatan Kasemen dengan 6 kelurahan dan Kecamatan Serang cuman satu kelurahan. Kecamatan Kasemen diantaranya, Kelurahan Banten, Kasunyatan, Warung Jaud, Sawah Luhur, Bendung dan Kilasah.
Semetara untuk kecamatan Serang yakni hanya Kelurahan Unyur saja. Kita pun yakin akan menjadi masyarakat Kota Serang menjadi cerdas, dan tidak ada lagi anak yang putus sekolah. Karena kita akan selalu melakukan sekolah Live Skil," pungkasnya. (CTB-).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: