seputarbanten.com-TANGERANG, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkungan Pemkot tanggerang, Melakukan tes urin yang diadakan oleh Badan Narkotika Kota (BNK) Tanggerang, bersama Kesbangpol dan Satpol PP.(21/11)

Tes urin yang dilakukan di Ruang Rapat Aklakul Qarimah lantai 2 Kantor Walikota Tangerang ini, berdalih adanya rapat dadakan yang di tunjukan bagi PNS, sebenarnya rapat tersebut palsu, agar PNS tidak mengetahui adanya tes urin.

Saat mengetahui adanya tes urin, mereka yang datang pun sepat kaget, pasalnya seluruh pintu langsung dikunci, kecuali pintu masuk utama untuk mesuknya pegawai yang akan melakukan tes urin.

Menurut Walikota Tangerang Arief R Wismansyah menuturkan, tes urine ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pegawai yang positif memakai narkoba.

“Jika ada pegawai yang terindikasi memakai narkoba, maka untuk pegawai setingkat lurah dan camat akan langsung kita pecat dan akan kita kenakan sanksi penurunan jabatan hingga proses pemberhentian sesuai prosedur,” tegasnya.

Ia menambahkan Karena pegawai yang positif memakai narkoba akan mengganggu kualitas kerja petugas itu sendiri.

"Jika ada pegawai yang sudah posutif memakau narkoba, ini jelas akan menurunkan kwalitas kerja pegawai," katanya

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Temmy Mulyadi yang mewakili BNK menjelaskan, orang yang terindikasi narkoba akan terlihat melalui tes urine dan rambut.

"Hasilnya nanti setelah dilakukannya tes urin," ungkapnya

Temyy menambahkan, tes urine ini diikuti seluruh pegawai, baik itu honor maupun PNS tanpa kecuali serta hasilnya akan dilaporkan ke Walikota Tangerang.

"Hasilnya nanti akan kami laporkan pada walikota," tambahnya.(CTB-)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: