seputarbanten.com-CILEGON, Dalam upaya mempersiapkan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) guna mendukung kegiatan dana pembangunan wilayah Kelurahan, Badan Kepagawaian dan Diklat (BKD) Kota Cilegon mengadakan Pendidikan dan Pelatihan (diklat) Manajemen Proyek Angkatan I dan II Di Lingkungan Pemerintah Kota Cilegon, yang dibuka di Hotel Serela Cihampelas, Bandung, Selasa (15/11).
 
Kepala BKD Kota Cilegon, Mahmudin yang membuka diklat ini dalam sambutannya menjelaskan bahwa diklat ini dilakukan dalam rangka mewujudkan Good Governance (pemerintahan yang baik) di bidang manajemen anggaran.

“Tuntutan utama reformasi tertuju pada aparatur pemerintah, dimana rakyat mengharapkan lahirnya good governance, good governance sudah lama menjadi topik pembicaraan banyak orang di indonesia, good governance adalah suatu penyelenggaraan manajemen pembangunan yang solid dan bertanggung jawab serta sejalan dengan prinsip demokrasi dan pasar yang efisien, penghindaran salah alokasi dana investasi dan pencegahan korupsi baik secara politik maupun secara administratif menjalankan disiplin anggaran serta penciptaan legal dan political framework bagi tumbuhnya aktifitas usaha,” tuturnya.
 
Untuk mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik itu, menurut Mahmudin, SDM di Kota Cilegon perlu diberikan diklat agar memahami bagaiamana menciptakan Pemerintahan yang baik tersebut.

“Disamping itu permasalahan lain adalah terbatasnya kompetensi yang dimiliki oleh aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai abdi masyarakat, kurangnya kemampuan tersebut terjadi dalam berbagai tahapan kegiatan mulai dari tahapan perencanaan, tahap pelaksanaan sampai saat tahap terakhir yakni evaluasi kegiatan dan pelaporan serta pertanggungjawaban. dari hal tersebut perlulah BKD memfasilitasi pegawai Pemkot dengan diklat ini,” ungkapnya.
 
Lebih lanjut Mahmudin menjelaskan untuk mendapatkan hasil kegiatan yang sesuai dengan sasaran atau hasil yang diinginkan tidak mudah, perlu pengelola kegiatan yang profesional, berintegritas, memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap bertanggung jawab atas pekerjaannya.

“Hal pertama yang perlu dilakukan untuk mendapatkan hasil kegiatan yang diinginkan adalah meningkatkan kompetensi pelaksana kegiatan itu sendiri dengan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan tentang mengelola suatu kegiatan, berdasarkan hal tersebut, saya menilai kegiatan diklat manajemen proyek yang akan dilaksanakan ini sangat penting demi tercapainya tujuan kita bersama, yakni terwujudnya tata pemerintahan yang baik, menuju Kota Cilegon yang lebih sejahtera,” jelasnya.
 
Kepala Bidang Diklat BKD Kota Cilegon, Yunan Nurkholis menjelaskan diklat ini bertujuan untuk membekali dan meningkatkan kompetensi pegawai dalam bidang manajemen proyek yang memenuhi prinsip-prinsip manajemen, antara lain: perencanaan, pengorganisasian, pengaktualisasian, dan pengawasan guna terwujudnya pemerintahan yang baik.

“Pemerintah Kota Cilegon melalui BKD, memiliki komitmen untuk terus menerus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya aparatur melalui diklat-diklat teknis dan fungsional, termasuk didalamnya diklat manajemen proyek ini, guna mempersiapkan SDM Kelurahan agar lebih berkualitas dan memiliki peningkatan kompetensi, khususnya dalam mengelola proyek atau kegiatan, agar seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan secara efektif, efisien, dan memenuhi aturan yang berlaku, demi terwujudnya clean and good governance,” terangnya.
 
Diklat yang berlangsung selama lima hari dimulai pada tanggal 14 november-18 november 2016 ini diikuti sebanyak 86 orang yang dibagi menjadi 2 angkatan yang terdiri dari 43 orang tiap angkatan dengan sasaran peserta Sekretaris Lurah dan Kasi Pemberdayaan masyarakat dari seluruh Kelurahan di Lingkungan Pemerintah Kota Cilegon. (Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: