seputarbanten.com-CILEGON. Lapas Klas III Cilegon, Mencurigai masuknya obat-obatan seperti pil excimer dan tramadol kedalam lapas dilakukan oleh istri tahanan yang berinisial R.

Menurut informasi yang di dapat dari petugas lapas, kejadian tersebut di sinyalir dilakukan pada saat ia membesuk sang suami (1/11), dalam kunjungannya tersebutlah obat-obatan diberikan kepada suaminya.

Menurut keterangan Andi kepala lapas klas III cilegon, Membenarkan adanya temuan obat-obatan tersebut dari seorang tahanan berinisial R, dari beberapa paketan obat-obatan yang di duga jenis excimer dan tramadol yang disimpan di pakaian dalam yang dikenakannya yang diperoleh dari istrinya.

“ obat-obatan ini iya punya saya pak dikirim dari istri saya," ujarnya menirukan gaya bicara tahanan.

Lebih lanjut Andi menerangkan Kejadian itu diketahui bermula saat inisial R akan kembali ke dalam ruang tahanan setelah menemui istrinya di ruang kunjungan dengan gerak-gerik yang mencurigakan.

“ petugas kami melihat ada yang jatuh dari R di lantai yakni satu paket pil excimer dan petugas kami mengikuti R kemudian menangkapnya, dan kami geledah hingga petugas kami menemukan 18 paket masing-masing berisi 10 butir jenis excimer dan 3 lempeng masing-masing berisi 10 butir tramadol dari pakaian dalam yang dikenakan oleh R ,"Tutur Andi.

Andi mengaku Peristiwa itu kemudian langsung di serahkan ke pihak kepolisian yakni barang bukti obat-obatan tersebut untuk proses pengembangan dan penyelidikan di satuan reserse narkoba polres cilegon.

"Kita sudah serahkan kasus ini kepihak kepolisian," pengakuannya

Sementara itu Di tempat terpisah Dedi hermawan kepala satuan reserse narkoba polres cilegon membenarkan adanya laporan atas masuknya obat-obatan kedalam lapas.

“ iya benar kami telah memperoleh laporan dari lapas dan kami sudah menerima barang buktinya saja dari lapas berupa obat-obatan yang di duga jenis eksimer dan tramadol yang selanjutkan akan kami proses untuk pengembangan," ujarnya

Dari hasil laporan tersebut, Dedi menjelaskan pihaknya telah melakukan penyelidikan dengan mendatangi rumah dari istri R, akan tetapi istri R sudah tidak ditemukan dirumahnya.

“ Anggota kami juga sudah mendatangi kediaman yang di duga istri R, namun tidak ditemukan di rumahnya dan menghilang hingga kini, tapi kami akan terus menindaklanjuti kasus ini hingga terungkap siapa sebenarnya istrinya itu," jelasnya.(CTB-)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: