seputarbanten.com-SERANG, Pilkada Pimilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2017, gerak gerik 2 pasangan calon akan di perhatikan oleh relawan Ayo Bangun Banten yang di dukung oleh Indonesia Corruption Word (ICW).

Korupsi Politik Pilkada, ICW Pusat, Almas Safina mengatakan, bahwa dalam Pilgub Banten 2017 nanti, ada 3 hal yang diperhatikan oleh relawan Ayo Bangun Banten sendiri. Pertama keberlangsungan pemilu, parlemen dan keberlangsungan politik.

Dalam Pilkada serentak 2017, masih dikatakan Almas, di Provinsi Banten menjadi perhatian khusus, karena termasuk kedalam 3 besar paling banyak pelanggaran Pilkada.

"Makanya kita menggelar konfrensi pers ini untuk menyampaikan kepada para wartawan, bahwa kita akan memperhatikan gerak-gerik setiap pasangan calon di Pilgub Banten 2017," kata Almas saat menyampaikan pemaparan di salah  satu rumah makan di Kota Serang, Minggu(6/11).

Lanjutnya, Relawan Ayo Bangun Banten telah mendaftarkan diri kepada KPUD Banten sebagai pemantau ataupun pemerhati keberlangsungan Pilgub Banten 2017. Itu pun bertempatan pada tanggal 28 Oktober pada hari sumpah pemuda 2016.

"Kita pun sedang di proses oleh KPUD Banten untuk menjadi pemantau indipenden, serta kita telah menyiapkan sebanyak 84 anggota relawan pemantau Pilgub Banten. Bahkan mereka akan dibagi menjadi 15 orang yang ditepatoan di tiap kabupaten kota. Kita juga sudah siapkan startegi-startegi yang lain untuk membuat keberlangsungan Pilgub Banten berjalan lancar, aman serta damai," ungkapnya.

Ditempat sama, Kepala Madrasah Antikorupsi, Gufron menambahkan, dibentukan relawan gerakan ayo bangun banten sendiri, bertujuan tidak hanya memantau gerak-gerik pasangan calon saja. Tapi juga untuk menumbuh kembangkan partisipasi pemilih pemula.

"Makanya hingga kita membangun 6 posko yang tersebar di enam titik wilayah. Pertama pada pusat di kantor ICW. Perumahan Taman Graha Asri Kota Serang. Kabupaten Tanggerang kampung gresek jalan keraka. Kabupaten Pandegalang, Kampung kadulisung, selanjutnya dari Kota Tanggerang Selatan. Terakhir di Kelurahan Jombangwetan, Kecamatan Jombang Kota Cilegon," ucapnya.

Seperti diketahui, sambung Gufron, dalam relawan ayo bangun banten sendiri tidak ada anggota yang berdasarkan dari PNS maupun partai politik. Semuanya murni dari para mahasiswa sebanten yang mau ikut gabung dalam mensukseskan pilkada.

"Karena kalau ada dari PNS ataupun partai politik, kita khawatir adanya kesebelahan pihak nantinya," pungkasnya. (CTB-).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: