seputarbanten.com-SERANG, Pemerintah Kota Serang diminta untuk menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di sejumlah titik di Kota Serang. Hal itu dilakukan agar kawasan di Kota Serang semakin terlihat sejuk sehingga tidak menimbulkan banyak penyakit kepada masyarakat. Selain itu, keberadaan RTH itu berdasarkan Undang-Undang (UU) nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang, di UU itu menyebutkan setidaknya harus ada 30 persen RTH dari luas wilayah yang dimiliki pemerintah daerah.

Pernyataan itu disampaikan pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Himpunan Mahasiswa Serang (HAMAS), Agus Munandar, saat kegiatan Musyawarah IKA HAMAS ke 2 di Salah satu Rumah Makan di Curug Kota Serang, Kamis (10/11/2016).

Ia menilai, pihaknya berperan aktif dalam pembentukan Kota Serang 9 tahun silam, sehingga dirasa memiliki tanggung jawab tersendiri untuk mewujudkan Kota Serang madani. 

Menurut Agus, RTH di Kota Serang masih terbilang minim, padahal, kata dia, keberadaannya sangat penting karena sebagai paru paru di Kota Serang. Ia menuturkan, kegunaan RTH juga untuk berinteraksi masyarakat, rekreasi, dan sarana olahraga.

“Ruang terbuka hijau harapan kami bisa bertambah, karena itu sebagi paru paru Kota Serang untuk dijadikan tempat berinteraksi masyarakat dan sarana olahraga, sampai saat ini belum maksimal adanya Stadion dan Alun-alun juga belum begitu digunakan sesuai dengan fungsinya karena terkendala oleh beberapa persoalan seperti sarana dan prasarana yang tidak memadai,” katanya.

Ia menuturkan, pihaknya akan terus mengawal pemerintahan Kota Serang tertuama dalam persoalan pembangunannya, sebab, masih banyak yang perlu diperbaiki, seperti infrastruktur yang ditemukan banyak yang rusak. Dia mencontohkan, banjir yang sering melanda sejumlah titik di Kota Serang disebabkan oleh buruknya pembangunan drainase dan tidak berfungsinya trotoar.

“Selain RTH, di Kota Serang masih banyak yang harus diperbaiki, seperti infrastruktur yang masih belum baik, saluran air yang rusak  sehingga sering banjir, kemudian pemanfaatan trotoar yang masih smrawut, trotoar itu dibangun oleh APBD. Namun, fungsinya tidak sesuai dengan harapan,” ucapnya.

Kendati demikian, dirinya akan segera melakukan pertemuan dengan pihak Pemkot untuk membahas mengenai pembangunan RTH. Hal itu karena keberadan RTH sangat mendesak agar seluruh warga Kota Serang menghirup udara yang sehat, artinya, kata dia, bukan hanya polusi dan udara kotor yang dihirup warga Kota Serang. Menurutnya, ruang terbuka hijau yang disediakan oleh Pemkot Serang sampai saat ini masih minim, yakni baru mencapai 8 persen dari total luas wilayah, hal itu sangat bertentangan dengan UU no 26 tahun 2007.

“30 persen luas total RTH yang diamanatkan Undang-Undang tersebut terdiri dari 20 persen yang disediakan oleh pemerintah, sedangkan 10 persen sisanya merupakan ruang privat untuk masyarakat,” ujarnya.

Senada dikatakan, Sastra Wijaya, alumni Hamas sekaligus mantan Ketua Umum Hamas 2010-2012 menilai, Green Open Space atau RTH adalah area atau jalur dalam kota/wilayah yang penggunaannya bersifat terbuka. Menurutnya, dikatakan ‘hijau’ karena RTH menjadi tempat tumbuh tanaman baik secara alamiah ataupun yang sengaja ditanami.

Ia menegaskan, banyak sekali fungsi RTH diantaranya, fungsi ekologis, menjadi ruang tempat warga dapat bersilaturahmi dan berekreasi, memiliki fungsi estetis, fungsi planologi fungsi pendidikan dan fungsiekonomis

“Misalnya, RTH menjadi ruang tempat warga dapat bersilaturahmi dan berekreasiAnak-anak mendapatkan ruang untuk bermain, sehingga tidak terlalu banyak menghabiskan waktu di depan televisi atau video game, masyarakat dapat berjalan kaki, berolahraga, dan melakukan aktivitas lainnya,” tuturnya.

Ia menilai, RTH yang saat ini berfungsi hanya dua yakni Stadion dan ALun-alun Barat Kota Serang, itu juga masih terlihat semrawut sehingga masyarakat merubah fungsi RTH tersebut untuk berjualan bukan untuk dijadikan tempat sebagai fungsi yang sebenarnya.

"Warga menginginkan RTH di fungsikan sebagaimana mestinya," ujarnya (CTB-)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: