seputarbanten.com-SERANG,Inflasi di Provinsi Banten mengalami kenaikan sebesar 0,08 persen, itu pun terungkap pada saat disaat BPS Provinsi Banten mengadakan rapat persama dengan para pegawai dari SKPD di Pemerintahan Provinsi Banten.

Kenaikan tersebut di alama semenjak bulan Oktober tahun 2016 pada sekarang. Itu juga hasil rekapan dari awal January sampai bulan oktober sekarang.

Kepala BPS Provinsi Banten, Agoes Soebono mengatakan pada awal Oktober harga barang jasa kebutuhan pokok masyarakat di Banten secara umum mengalami sedikit kenaikan. Hal itu terlihat dari naiknya angka Indeks Harga Konsumen (IHK) yang sebesar 131,57 pada bulan September 2016 menjadi 131,68 pada bulan Oktober 2016 atau perubahan terjadi indeks(inflasi) sebesar 0,08 persen.

" Inflasi terjadi karena tiga dari tujuh kelompok pengeluaran yang ada mengalami kenaikan indeks, yakni berturut-turut, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau naik 0,23 persen. Kelompok perumahan , air, listrik, gas dan bahan bakar naik 0,04 persen san kelompok kesehatan naik 0,10 persen,"ujarnya selesai rapat dengan para pegawai BPS di  kantor BPS Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu(2/11).

Sementara kelompok lainya , lanjut Agoes, terjadi penurunan indeks yaitu pada kelompok bahan makanan turun -0,28 persen, kelompok sandang turun -0,04 persen, kelompok pendidikan , rekreasi dan olahraga turun - 0,00001 persen dan kelompok tranpor, komunikasi dan jasa keuangan turun -0,23 persen.

"Komoditi yang menyumbang pada bulan ini adalah cabe merah, tarif listrik, bayam, kangkung, batu bata, bawang dan ikan bandeng. Laju inflasi tahun kalender 2016 tercatat sebesar 1,79 persen, . swdangkan inflasi "year on the year" ( IHK Oktober 2016 terhadap Oktober 2015) tercatat 3,14 persen," Katanya. (CTB-).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: