seputarbanten.com-CILEGON, seorang warga Lingkunga Kubang Sepat Kelurahan Taman Baru Kecanatan Citangkil (AD), tertangkap basah oleh warga saat hendak mencuri kotak amal Masjid AT-Taubah di Lingkungan Kuwista, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol dengan menggunakan obeng dan tang,

Akibat perbuatannya, pelaku saat ini mendekam di Mapolsek Pulomerak.
Berdasarkan informasi aksi pencurian kotak amal itu terjadi pada Rabu (23/11) siang.

Sebelum mencuri kotak amal di Masjid, pelaku diduga sudah mempelajari situasinya, bahkan sering terlihat beristirahat di tempat tersebut. Saat situasi di Masjid terlihat aman, pelaku berusaha mencongkel kotak amal dengan menggunakan obeng dan tang.

Beruntung, pengurus pengurus masjid yang sudah merasa curiga dengan keberadan orang asing tersebut berhasil menggagalkan niat jahat AD. Pelaku yang tengah mencongkel salah satu kotak amal yang berisi uang sumbangan para jamaah itu langsung diteriaki maling. Pelaku yang merasa kaget aksinya diketahui orang lain, kemudian berusaha melarikan diri.

Namun, pengurus masjid dan warga yang dilokasi kejadian berhasil menghadangnya. Sebelum diserahkan ke pihak kepolisian, pelaku sempat menjadi bulan-bulanan warga yang kesal dengan aksi nekatnya tersebut. Beruntung, warga segera melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian dan langsung diamankan ke Mapolsek Pulomerak.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At-Taubah, Hasanudin Rachim mengatakan, awalnya pengurus masjid tidak mencurigai pelaku akan melakukan pencurian kotak amal. Dirinya hanya menduga pelaku akan melaksanakan ibadah sholat Dzuhur di masjid tersebut.

"Tadinya saya kira dia mau numpang sholat," katanya

Menurut Hasanudin, saat pelaku melakukan aksi pencurian, kondisi didalam Masjid dalam keadaan sepi. Merasa tidak ada orang dan dirasa aman, pelaku kemudian melancarkan aksinya dengan merusak kunci gembok yang mangait pada kotak amal dengan obeng dan tang.

"Setelah saya perhatikan dari jauh, ternyata dia sedang membongkar kotak amal," tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Pulomerak, Kompol Kamarul Wahyudi mengatakan, pelaku dan barang bukti kotak amal yang berisi uang jamaah sudah diamankan di Mapolsek Pulomerak. Pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

"Setelah masyarakat berkumpul kotak amal yang akan dicongkel oleh pelaku kita buka didalamnya berisi uang jamaah sekitar Rp1,6 juta," katanya.

Akibat aksinya itu, Kamarul menegaskan, pelaku terangcam dijerat dengan pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai pencurian dengan pemberatan dengan ancaman kurungan pejara maksimal 6 tahun.

"Masih kami kembangkan. Apakah aksi membobol kotak amal itu baru pertama kali dilakukannya, atau sebelumnya sudah sering dilakukan," tandasnya. (Dewan)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: