seputarbanten.com-SERANG, Meskipun sebelumnya telah dilakukan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Stadion maulana Yusuf Ciceri,Kota Serang ke Daerah Kepandean, namun ternyata upaya tersebut sia-sia. Pasalnya, saat ini para PKL tersebut kembali menempati tempat semula. 

Berdasarkan pantauan, puluhan PKL kembali berjualan di kawasan stadion meskipun beberapa kali telah dilakukan penertiban dan belum lama ini telah direlokasi ke daerah Kepandean.

Salah satu pedagang mengaku, tempat baru yang diberikan pemkot dinilai sangat sepi pengunjung hingga nyaris membuat pedagang bangkrut.

" Wong disana (Kepandean) mah sepi mas, yang maubeli siapa, bisa bangkrut kita,"ujar Eni salah satu pedagang kepada wartawan,Kamis, (3/11).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Kota Serang, Hendrian Mungin mengaku,pihaknya telah memberikan sosialisasi agar para PKL mau direlokasi kedaerah Kepandean.Namun menurutny, para PKL tetap membandel dan kembali berjualan di tempat tersebut.

"Karena semakin hari semakin bertambah PKL di kota serang, karena untuk melakukan kegiatan usaha itu tanpa perizinan, jadi sangat banyak," ujarnya. 

Hendri mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah menyiapkan tempat untuk para PKL, bahkan telah melakukan rehabilitasi lahan di daerah eks sub terminal Kepandean tersebut. Dengan kondisi tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak stpolPP untuk kembali menertibkan para PKL dan merelokasinya ke daerah Kepandean.

"Alasannya dulu katanya lahannya tidak layak, sekarang sudah kita rehabilitasi, sudah kita berikan fasilitas toilet dan musolah. Jadi tidak ada alasan lagi,"tandasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Serang Maman Lutfi mengatakan, bagi PKL yang membandel pihaknya akan melakukan penertiban serta menyatroni para PKL hingga benar-benar pindah ke tempat yang sudah di sediakan.

"Kalo biasanya cuman kita dorang dan pindahkan, nanti kita akan plototi biar benar-benar pindah," ujarnya. 

Ia menambahkan, sebelumnya, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan para PKL. Selain itu, para PKL juga telah menyepakati untuk direlokasi ke daerah Kepandean. Namun ternyata hingga saat ini tempat tersebut belum digunakan.

"Kita akan terus pantau dan terjunkan personil,"pungkasnya. (CTB-).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: