seputarbanten.com-MERAK, Berdasarkan peraturan mentri kesehatan (permenkes) 75 tahun 2014 tentang puskesmas, yang mewajibkan puskesmas mendapatkan status Akreditasi, yaitu di mana puskesmas yang mendapatkan status tersebut telah memiliki standar pelayanan yang memenuhi syarat berdasarkan survey dari team penilai Akreditasi.

Begitupun delapan puskesmas yang tersebar di kecamaran diwilayah kota cilegon, diwajibkan untuk menjadi puskesmas Akreditasi, akan tetapi di tahun 2016 ini baru dua puskesmas yang di persiapkan untuk memperoleh status tersebut, yaitu puskesmas pulomerak dan puskesmas citangkil.

Menurut Kepala UPTD puskesmas Pulomerak Dr Faisal, pihaknya telah melakukan pendaftaran untk dilakukan survey penilayan pada puskesmas pulomerak, akan tetapi untuk jadwal survey ia belum mendapatkanya.

"Untuk tahapan Akreditasi puskesmas pulomerak telah melakukan tahapan yang diantaranya mengajukan surat kepada dinas kesehatan kota cilegon dan provinsi banten yang akan diteruskan ke kementrian kesehatan yang dalam hal ini komisi Akreditasi puskesmas, yang medah-mudahan jadwalnya bisa cepat di sekitaran awal desember 2016," tuturnya.

Untuk mendapatkan status puskesmas Akreditasi pihaknya, Faisal mengaku telah menyiapkan semua persararan yang di tentukan dalam Akreditasi baik sarana maupun pelayanan yang jumlahnya 740 elemen penilaian

" kita telah menyiapkan sejak bulan agustus dan kita menargetkan pada tahun ini nedapatkan Akreditasi tingkat madya dan baru setelah 3 tahun kita tingkatkan ke purnama dan paripurna," pengakuannya

Faisal menerangkan selain dari 740 elemen penilaian tersebut, lintas sektoral seperti kecamatan, kepolisian dan kecamatan dapat membantu dalam survey Akreditasi, hal ini karna lintas sektoral merupakan salah satu pendukung penilaian tersebut.

"Saat team survay datang nanti diharapkan lintas sektoral dari kecamatan, kepolisian dan koramil dapat hadir, untuk membuktikan bahwa puskesmas pulomerak selama ini telah bekerjasama baik kegiatan kesehatan dan kegiatan lainnya, hal itu karna di amatakan dalam Akreditasi semua kegiatan puskesmas harus bersumber dari masukan dari masyarakat, baik dari sektoral mau pun masyarakat langsung, segingga pelayanan masyarakat berdaya guna ke masyarakat," terangnya

Lebih lanjut faisal menambahkan saat ini untuk pelayanan admen sudah mencapai 80 persen, Upaya kesehatan Masyrakat (UKM) 80 persen, dan Upaya kesehatan pelayanan(UKP) 80 persen, dan jumlah tersebut telah masuk persaratan untuk Akreditasi.

"Kita sudah lakukan pra survey dengan team pendamping dan mendapatkan nilai seperti itu, dan kita akan terus memaksimalkan pelayanan dengan mengevaluasi masulan dari masyarakat," lanjutnya

Faisal optimis jika puskesmas pulomerak akan mendapatkan status Akreditasi, karna hal ini akan menjadikan percontohan bagi puskesmas lain di kota cilegon yang akan melakuan Akreditasi.

"Di targetkan pada tahun 2018 seluruh puskesmas di kota cilegon mendapatkan status Akreditasi," ungkapnya.(Dewan)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: