seputarbanten.com-SERANG, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang di tahun 2016 dan tahun 2017 akan fokus dalam mengatasi kemiskinan yang melanda di Kota Serang. Karena tercatat sebanyak 20,492 ribu masyarakat Kota Serang yang masuk ke dalam katagori miskin.

Oleh karenananya, Pemkot Serang akan melibat seluruh SKPD terkait seperti Dindikbud Kota Serang, BLHD, Dinkes, Dinsos, Tata Kota, Dinas PU, Disperindakop dan 6 Kecamatan.

Semua SKPD tersebut akan diliding sekotorkan oleh Bappeda Kota Serang, Hal tersebut di sampaikan Oleh Walikota Serang, Tb Khairul Jaman seusai rapat bersama dengan seluruh SKPD di Kota Serang, Selasa(8/11).

"Dalam mengurangi kemiskinan di Kota Serang dengan kita harus tanggulangi secara bersama-sama, dan tentunya kita harus membantu program satu sama lain. Misalkan Pendidikan membutuhkan bantuan kesehatan. Dinkes harus siap membantu Dindik. Oleh karenanya pertumbuhan Kota Serang sampai sejauh mana ada di tangan kita semua," katanya.

Lanjutnya, pihaknya pun menekan kepada seluruh SKPD di Kota Serang harus ada transparansi data, supaya masyarakat Kota Serang juga bisa mengetahui perkembangan di Kota Serang sudah sampai sejauh mana.

"Makanya saya ingin ada keterbukaan dari setiap Kepala SKPD disini. Supaya dalam Mengambil langkah-langkah dapat menjadi baik, dan mempariotaskan program yang memang dibutuhkan lebih dulu," ungkapnya.

Kemudian, masih dikatakan Jaman, di setiap tahun anggaran, dirinya juga menekankan tidak adanya kecemburuan mengenai menyaluran anggaran. Supaya dapat saling bersinergi.

"Di seluruh jajaran di Kota Serang. Kita bersama-sama dalam menjalankan sebuah program kemiskinan ini. Jadi semuanya saya tekankan harus kompak," ucapnya.

Di tempat sama, Kaban BLHD Kota Serang, Syafrudin mengaku siap mensukseskan program mengatasi kemiskinan. Oleh karenanya, BLHD meminta jangan ada anggaran yang di coret dalam BLHD sendiri.

"Kita siap untuk mensukseskanya. Tapi kita minta anggaran kita yang kebagian 5 Miliar, jangan ada di coret lagi. Karena ini sudah paling kecil dibandingkan dengan Kecamatan mendapatkan hingga 7 Miliar," ujarnya.

BLHD sendiri, sambungnya, akan fokus pada dua kecamatan. Pertama Kecamatan Kasemen dengan 6 kelurahan dan Kecamatan Serang cuman satu kelurahan. Kecamatan Kasemen diantaranya, Kelurahan Banten, Kasunyatan, Warung Jaud, Sawah Luhur, Bendung dan Kilasah.

Semetara untuk kecamatan Serang yakni hanya Kelurahan Unyur.

"Kenapa hanya 7 Kelurahan, karena di 7 Kelurahan ini sangatlah benar-benar krisis dan membutuhkan bantuan. Setelah selesai baru kita ke Kelurahan lainya," pungkasnya. (CTB-).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: