seputarbanten.com-MERAK, Meski banyak industri dilingkungan kelurahan gerem kecamatan gerogol, namun tidak menjadikan warga pribumi dilingkungan tersebut dapat bekerja diperusahaan yang ada.

Seperti halnya dikatakan salah seorang warga, Imam penerimaan karyawan di PT Mitsubishi Pet Film Indonesia (MFI), Belakangan ini dari 13 yang diterima hanya satu orang saja yang merupakan warga pribumi.

"Dari 50 yang ikut tes, dan lebih dari 10 orang adalah warga pribumi, dari 13 yang diterima waega dari kelurahan gerem hanya 1 orang saja," tuturnya.

Ditempat berbeda, Tokoh Masyarakat Kelurahan gerem, Haerudin menyayangkan sikap industri yang ada dilingkungan kelurahan gerem, lantaran selama ini tidak dapat menyerap tenaga kerja dari lingkungkungan terdekat.

"Industri disekitar sini kurang lebih ada 18 industri, namun kesemuanya tidak dapat memyerap warga lokal, meskipun ada warga pribumi yang bekerja di industri namun sipatnya hanya kontrak atau pekerjaan sementara saja," ungkapnya

Haerudin menegaskan, Warga telah bosan melakukan aksi kepada perusahan, agar perusahan dapat mengutamakam warga pribumi, namun baik mediasi maupin aksi demo, tetap saja industri tidak dapat mempekerjakan warga sekitar.

"Alasan industri saat dilakukan mediasi atau aksi, beralasan Sumber Daya Manusia (SDM), akan tetapi kita juga telah mengusulkan agar perusahan sekitar memberikan peningkatan SDM namun hal terseut tidak pernah dilakukan," katanya.

Ia berharap pemerintah segera dalat membantu warga dengan mendesak industri agar dapat memerima pekerja dari lokal, setidaknya 70 persen untuk warga lokal dan 30 warga dari luar.

"Jika hal seperti ini terus terjadi, warga akan melakukan aksi besar-besaran dibulan desember 2016 nanti," ancamnya.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: