seputarbanten.com-CILEGON, Untuk menciptakan kesan religi Coffee Shop 0254 menciptakan trobosan baru dengan menggunakan istilah peyebutan peracik kopi perempuan dengan sebutan Barista Syariah, yang belum pernah ada di tempat lain.

Menurut pemilik Coffee Shop 0254, H. Wahyudi penyebutan Barista Syariah kepada peracik kopi wanita ia dapatkan secara sepontan, hal tersebut di maksud untuk menunjukan kesan agamis kota cilegon yang merupakan kota santri.

" Coffee Shop 0254 yang berada di di jalan perumnas no 7 lingkungan palas kelurahan bendungan kecamat cibeber, merupakan, merupaka daerah yang agamis, sehingga untuk memunculkan kesan religi saya menyebut peracik kopi wanita dengan sebutan Barista Syariah dan untuk laki-laki Para Barista," tuturnya.

Selain hal tersebut, Wahyudi menjelaskan, kewajiban untuk barista syariah berpakaian sopan dan menggunakan hijab.

"Di sini ada 2 barista Syariah dan 4 Para barista, dan untuk barista syariah wajib berpakaian sopan dan menggunakan hijab," jelasnya

Ia tidak khawatir akan pelanggan yang sebagian besar kaum adam tidak mau mampir ke Coffeenya, tetapi wahyudi lebih khawatir jika barista syariah menampilkan kemolekannya.

"Kita tidak khawatir akan pelanggan, karna Coffee kami menyediakan citra rasa kopi bukan menawarkan kemolekan wanita," terangnya.

Wahyudi menambahkan, penyebutan nama barista syariah itu baru ada di Coffee namun ia tidak keberatan jika ada Coffee serupa yang menggunakan nama tersebut.

"Tidak masalah jika nama barista syariah di pakai oleh Coffee lain," tambahnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: