seputarbanten.com-CILEGON, Seorang wanita yang tidak diketahui indentitasnya tewas dengan cara mengenaskan setelah ditabrak Kereta Api (KAI) Kalimaya Ekspres jurusan Merak - Tanah Abang yang melintas di Lingkungan Tegal Tong, Kelurahan Kebon Sari, Kecamatan Citangkil, Kamis (24/11) pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun sebelum terjadi kecelakaan tetsebut, korban tampak mondar mandir berada didekat rel kereta api sekitar pukul 05.50 WIB. Pada waktu itu melintas kereta api Kalimaya Ekspres dari arah Merak menuju Jakarta langsung menabrak korban hingga mengalami luka yang cukup mengenaskan.

Dari data yang diperoleh, ciri-ciri perempuan yang diperkirakan berumur 30 tahun itu menggunakan pakaian daster berwana pink, memakai sandal jepit, berkulit putih dan rambut pendek lurus.Untuk diketahui, korban tewas setelah tersambar kereta api Krakatau Expres jurusan Merak-Tanah Abang dengan Nomor Locomotif CC22018908. Adapaun masinis KA bernama Ari Supritanto dan Asisten Masinis Asep Sutiawan.

Saksi mata, Rohmat mengatakan, peristiwa pertama kali diketahui warga, karena mendengar ada suara benturan saat kereta api melintas sekira pukul 05.00 WIB. Namun warga tidak mengetahui persis kejadian tersebut, hingga menyebabkan nyawa perempuan tidak beridentitas tersebut tewas.

"Sekitar jam 5 pagi saat kereta lewat, saya mendengar ada suara dan melihat ada orang yang tertelungkup tidak jauh dari rel," katanya

Menurut Rohmat, perempuan yang menggunakan pakaian daster itu diduga bukanlah warga Lingkungan Tegal Tong. Sebab, tidak ada satupun warga yang mengenal jasad korban. Bahkan tidak ada satu identitaspun ditubuh korban.

"Akhirnya kita laporkan penemuan mayat ini ke Mapolsek Ciwandan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Kepolisian Resort (Polres) Cilegon, AKP Rifki Seftirian membenarkan adanya warga yang tewas tersambar KA jurusan Merak-Tanah Abang. Namun dari hasil olah tempa kejadian perkara (TKP) pihaknya tidak menemukan identitas korban.

"Kejadianya sekitar jam 5 tadi pagi, korban berjenis kelamin perempuan tanpa ada indentitas," katanya.

Lebih lanjut, Rifki mengungkapkan, pihaknya belum mengetahui secara pasti mengapa perempuan tersebut bisa tertabrak KA atau terdapat motif lain, sehingga dirinya tewas disambar KAI.

"Kita masih selidiki, dan belum tau apakah murni kecelakaan atau ada motif lain," ungkapnya.

Dikatakan Rifki, karena belum ada pihak keluarga yang mengakuinya, untuk sementara ini jasad korban tertabrak KA itu dievakuasi oleh tim identifikasi Polres Cilegon dan dibawa ke Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) untuk dilakukan visum.

"Bagi yang merasa kehilangan keluarga dengan identitas perempuan dewasa hubungi kami, siapa tahu, perempuan yang belum diketahui identitasnya itu anggota keluarganya," katanya. (Dewan)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: