seputarbanten.com-SERANG, Mengaku Diperintahkan oleh Kepala Bidang (Kabid) satpol pp Kota Serang Dan kelala Seksi (Kasi) Trantip Kota Serang, Kordinator pasar, Mansur meminta uang keamanan kepada pedagang yang berada di alun-alun kota serang

Ia menuturkan uang hasil pungutan dari pedagang di bagi dua dengan mereka yang telah memerintahkannya.

"Hasilnya saya bagi dua dengan mereka yang telah nyuruh saya," tuturnya.

Perlakuan tersebut di benarkan oleh para pedagang yang berada ditempat tersebut, Seperti yang diungkap oleh Sueb, Uang yang dipinta oleh kordinator pasar kepada pedagang senilai Lima Ribu Rupiah Sampai Sepuluh Ribu Rupiah.

"Kalau saya sih nilainya Sepuluh Ribu, ada juga pedagang yang cuma di minta lima ribu," ungkapnya

Lebih lanjut, Sueb memaparkan jika pedagang tidak memberikan iyuran sejumlah yang ditetapkan, pedagang di ancam dengan tidak boleh berjualan ditempat tersebut.

"Saya terpaksa ngasih, karna jika tidak bayar maka kita tidak dapat berdagang," paparnya

Hal Tersebut Jelas mendapat Kecaman dari Ketua Lembaga Gerakan membangun masyarakat (Gemma), Samsul yang menegaskan bahwa jelas pungutan yang dilakukan oleh kordinator pasar tersebut merupakan pungli, selebih alun-alun kota serang bukan lah tempat berdagang.

"Ini jelas pungli, selebih lagi pedagang PKL dibiarkan berdagang di mana tempat tersebut merupakan larangan berdagang, dan ini melanggar perda Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban (K3) No 10 tahun 2010," Tegasnya

Sementara itu Dihubungi melalui telepon selurel Kabid Trantip Satpol PP Kota Serang, H.Ahmad, Mengelak bahwa ia tidak pernah memerintahkan kordinator pasar untuk meminta iyuran kepada pedagang.

"Saya tidak pernah meminta siapa pun untuk meminta iyuran kepada pedagang di alun-alun," elaknya sambil menutup teleponnya.

Untuk Di Ketahui pemerintah kota serang saat ini tengah gencar memberantas praktek pungli, sebagaimana yang diatur dalam peraturan presiden nomer 87 tahun 2016 tentang satuan tugas sapu bersih pungutan liar, yang selanjutnya disebut satgas saber pungli.(CTB-)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: