seputarbanten.com-CILEGON, Debit arus air yang kencang pada kali yang melintas di limgkungan komplek puri krakatau hijau Rt 16
Rw 05 kelurahan kota sari kecamatan grogol, menyebabkan Tembok Penahan Tanah (TPT) Jebol.(2/12)

Jebolnya tembok tersebut di khawatirkan warga meluapnya air dari kali kepemukiman warga yang berdekatan dengan kali tersebut, oleh karnanya pada minggu (4/12) warga bersama kepala kelurahan melakukan gotong royong.

Di temui di ruang kerjanya (5/12), Kepala Kelurahan Kota Sari Deni Yuliandi, mengatakan untuk mengantisipasi terjadi luapan banjir, sementara sebagai pengganti dari TPT di buatkan tanggul menaruh karung-karung yang berisi tanah.

"TPT yang Jebol di karnakan letaknya yang merupakan tikungan arus air, sehingga derasnya air yang mengelir membuat TPT tidak kuat," tuturnya sambil memperlihatkan gambar tanggul yang jebol

Meski saat kejadian tidak menyebabkan luapan air kepemukiman warga, namun kata Deni, tidak menutup kemungkinan jika hujan terjadi kembali dan debit air kali lebih besar akan meluap dan membanjiri pemukiman warga.

"Kejadian malam itu (2/12) air tidak melup kepemukiman warga, namun kita khawatir karna perkiraan musim hujan sampai pada bulan januari 2017, tanggul yang di buat oleh warga tidak kuat dan debit air sangat besar maka air akan meluap ke pemukiman warga," katanya.

Bukan hanya pembuatan tanggul sementara, Deni juga pada hari ini langsung membuatkan tiga surat yang di tunjukan kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Cilegon, Pengembang Perumahan dan Perusahaan yang ada di lingkungan perusahan guna mempercepat pembangunan TPT kembali.

"Tiga surat ini merupakan bagian dari mencari solusi tercepat dalam pembangunan TPT tersebut, diantara ketiga surat tersebut di harapkan salah satunya dapat membantu dengan cepat," harapnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: