seputarbanten.com-SERANG,Bank Banten menargetkan penyaluran kredit sebesar Rp2 triliun di seluruh Indonesia di tahun 2017.

Direktur Bidang Bisnis Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa mengatakan, dari total kredit yang akan disalurkan pada tahun ini, sebagian besar kucurannya akan dialokasikan untuk kredit konsumer atau kredit konsumtif bagi para pegawai.

“Yang pasti porsi kita akan lebih banyak untuk melayani Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk kredit konsumtif, selain itu kredit konstruksi, kemudian kredit mikro dan lainnya," katanya.

Kata dia, target penyaluran kredit itu naik cukup drastis dari tahun sebelumnya, saat masih menjadi Bank Pundi dan berubah menjadi Bank Banten.

“Secara overall, target kenaikannya sekitar 23-30 persen. Karena penyaluran kredit ini banyak yang dari nol, makanya target dipatok tinggi, misalnya kredit konsumer, dan kredit konstruksi, dulu kan belum pernah ada,” katanya.

Kendati cukup tinggi dan melampui dari target kredit yang ditentukan Bank Indonesia, 13 persen per tahun, pihaknya optimis dapat terealisasi.

“Ini kan sudah ada harapan baru, dengan adanya perpindahan kas daerah (dari bank bjb ke bank Banten), perpindahan gaji guru dan segala macem, insyaAllah itu akan meningkatkan consumer kredit,” katanya.

Lebih Lanjut Ia Menambahkan Bukan berarti kita lebih hebat, karena kredit kita seperti kredit konstruksi dulunya belum ada, makanya dalam angka kami bisa 100 persen

Fahmi juga berharap, melalui penetapan target penyaluran kredit Rp2 triliun itu, pihaknya dapat melayani sekitar 15.000 debitur secara nasional.

“Harapan kita seluruh pegawai ASN yang ada di Pemprov Banten itu kan sekarang bertambah 10 ribuan orang. Ya kita berharap dari 10 ribu menjadi debitur kredit konsumer,” katanya.

Adapun rincian porsi dari 15.000 debitur itu yakni, kredit konsumer sebanyak 10.000 debitur, kredit konstruksi 2.000 debitur, dan kredit mikro 3.000 debitur.

“Tapi untuk sekarang ini porsinya masih besar untuk kredit mikro. Kalau dengan kredit konsumer totalnya jauh. Sekarang kan 100 persen kredit kita masih kredit mikro, karena kredit mikro kita masih 60 persen, walaupun bisa ngejar paling 30 persen,” katanya.

Untuk meraih terget pertumbuhan bisnis yang diharapkan di tahun ini, pihaknya mengaku akan melakukan beragam strategi jitu, salah satunya yakni dengan memperbanyak kantor jaringan dan menawarkan suku bunga yang kompetitif.

“Beberapa upaya kita yakni dengan memperbanyak jaringan kantor cabang dan payment point, sehingga masyarakat lebih mudah menjangkau kami. Jadi kami yang mendekatkan diri dengan masyarakat. Kedua, dari sisi teknologi terus dikembangkan dalam rangka mempermudah pelayanan kepada masyarakat, penambahan SDM dari lokal sini, kualitas SDM kami juga akan terus ditingkatkan, dan menambah produk-produk baru dari awalnya, hanya ada kredit mikro, sekarang sudah ada kredit konsumer, kredit kontruksi, BPR dan lainnya,” katanya.

Khusus di Banten, dalam rangka mendukung target tersebut, pada tahun 2017 ini Bank Bank Banten akan menambah 43 kantor cabang sekaligus payment point, serta 48 unit jaringan anjungan tunai mandiri (ATM) yang tersebar di seluruh kabupatan kota di Provinsi Banten.

“Kita berharap secepatnya dapat terealisasi kalau izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nya cepet, karena ada regulasi yang mengatur dan harus kita taati,” katanya. (CTB-)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: