seputarbanten.com-Dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. Polisi Sektor (Polsek) Ciwandan beserta Kelurahan Citangkil menggelar Operasi Cipta Kondisi di wilayah Kelurahan Citangkil, Jum’at (20/1).

Operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ciwandan Kompol. Didid Imawan langsung bergerak menuju dua titik lokasi kontrakan/kos2an yang dijadikan target sasaran.

Titik pertama  kos2an/kontrakan yang berada di samping kantor kelurahan Citangkil, dan kedua adalah kos2an/kontrakan yang berada di lingkungan belakang Kantor Bappeda.

Menurut Didid Imawan, Target sasaran operasi cipta kondisi ini adalah kos2an/Kontrakan, hal ini kami lakukan mengingat banyak laporan dari masyarakat mengenai adanya beberapa kos2an/kontrakan yang dianggap penghuninya mengganggu ketentraman dan ketertiban serta diduga melakukan perbuatan yang melanggar nilai, norma, aturan dan hukum.

“Makanya setalah kami tindak lanjuti, melalui kegiatan operasi cipta kondisi ini kami berhasil mendapatkan 15 warga yang memiliki KTP Luar Cilegon, 4 warga yang tidak memiliki KTP serta 2 pasangan dalam satu kamar Kos2an yang di duga melakukan perbuatan mesum,” jelasnya.

Selanjutnya kata Didid, warga yang terjaring dalam kegiatan tersebut langsung dibawa ke Kantor Kelurahan Citangkil untuk mendapatkan pembinaan, serta membuat surat pernyataan bagi pasangan diluar nikah tersebut untuk tidak melakukan lagi perbuatannya.

“kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kondisi aman dan tertib dilingkungan masyarakat menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten, dan  akan digelar di seluruh wilayah kewenangannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Lurah Kelurahan Citangkil Tb. Edy Purnama mengatakan rasa terima kasihnya kepada Polsek Ciwandan, Ketua RT/RW lingkungan Citangkil dan kepada Masyarakat yang telah sama-sama perduli untuk ikut serta menciptakan kondisi masyarakat yang aman, tentram dan tertib.

“Tanpa ada kepedulian dan peran serta dari semua pihak, maka sepertinya kondisifitas masyarakat takan bisa terwujud,” katanya.

Senada apa yang dikatakan Lurah Citangkil, Kasi Pemerintahan dan ketertiban umum M. Ali Wahdi menyatakan bahwa untuk mengantisipasi hal-hal yang mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat maka perlu adanya pengawasan rutin dari pihak terkait.

“Baik dari pemerintah, kepolisian ataupun masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ali, program kegiatan yang berkaitan ketentraman dan ketertiban ini tetap akan dilakukan setiap bulan.

“Dan tentunya pelaksanaannya akan melibatkan kepolisian dan masyarakat,” pungkasnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: