Serang-SBO Sungguh na'as kedua pemuda warga asal kampung Kaung Kelurahan Cipocok Jaya Kecamatan Cipocok Kota Serang, Asmawi (35) dan Agus (23), dua pemuda tersebut di duga dianiaya oleh empat orang oknum yang mengaku dari anggota kepolisian

Penganiayaan yang dilakukan oleh oknum tersebut terjadi pada Minggu dini hari (04/03), sebagaimana dituturkan oleh Agus kepada SBO, yang saat itu sedang berada didepan rumah Asmawi tiba tiba didatangi oleh empat orang dengan mengendarai mobil dan mengaku dari pihak polisi yang kemudian langsung membawanya ke daerah Cikulur.
Asmawi membenarkan keterangan yang disampaikan Agus, bahwa dirinya sedang bersama temannya Agus, merasa kaget bukan main, "Saat itu kita berdua sedang begadang didepan rumah sekitar jam satu malam, kemudian datang kendaraan mobil dan turun empat orang yang mengaku polisi dan mengajak kita, saat saya tanya mau kemana bilangnya ke kantor polisi. "Kata Asmawi

Ditempat yang sama Agus salah seorang korban penganiayaan juga menuturkan dirinya bersama Asmawi dimasukan kedalam mobil namun bukannya dibawa ke kantor polisi tapi dibawa ketempat yang sepi di daerah Cikulur.
"Kita bukan dibawa ke kantor Polisi tapi ketempat sepi di daerah Cikulur, sudah sejak diperjalanan di mobil kita sudah dipukuli suruh mengakui dimana pom mini yang sama sekali tidak mengetahuinya. Bahkan Asmawi sampai pingsan, bahkan saya diancam dan kepala saya akan digilas dengan ban mobil" tuturnya

Diketahui beberapa hari sebelum kejadian penganiayaan tersebut ada tetangga korban yang kehilangan pom mini.
"Memang benar, sebelumnya ada tetangga saya Muhibin yang kehilangan Pom Mini, tapi bukan kita yang mencuri. Kenapa kita yang ga tahu apa-apa suruh ngaku dan digebukin begini, makanya kita bertekad ngadu ke sini (Badan Hukum)" ucapnya menambahi.

Sementara itu Kuasa Hukum korban Riyadi MS, SH, Saat dikonfirmasi dikantornya yang berada di jalan Penancangan lama Kota Serang, membenarkan adanya pengaduan dari kedua warga tersebut atas kasus tuduhan penganiayaan.
"Benar saudara Asmawi dan Agus mengadukan kepada kami tentang penganiayaan yang menimpa mereka".
Sangat kasihan melihat kejadian ini, mereka orang ga punya dan awam" Ujarnya, jika benar oknum tersebut dari kepolisian seharusnya melakukan penyidikan dan mengedepankan asas praduga tak bersalah".
Riyadi MS, SH, menambahkan pihaknya akan menempuh jalur hukum serta melaporkan persoalan ini ke kepolisian.

"Tentu dengan aturan hukum kita akan laporkan ke pihak kepolisian setempat, dalam hal ini Polsek Cipocok, kalau tidak ada tanggapan dari Polsek tersebut kita akan terus akan melaporkan ke polres Serang dan seterusnya" Tandasnya

Supri/SBO
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: