Laporan Jurnalis SBO
Badiamin sinaga

Merak -seputarbanten.com
Warga lebak gede kembali dirisaukan oleh bau gas elpiji yang bersumber dari PT. Pertamina Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang tepatnya berada di Lingkungan Tanjung sekong.

Sebagian warga lebak gede mempertanyakan dan tidak mempercayai atas himbauan dari pihak PT. Pertamina yang menyatakan bahwa bau gas yang ditimbulkan ini tidak berbahaya dan masih dalam batas kewajaran, seperti yang disampaikan oleh salah satu warga lebak gede kepada SBO. "Saya kurang percaya jika ini masih sebatas wajar, sebab dari informasi anak saya yang juga berprofesi dibidang kesehatan ada 24 dampak bahaya jika sering menghirup Gas LPG".
Sementara warga lain menambahkan bahwa ketidakpercayaan warga atas bau gas yang ditimbulkan konon didapatkannya dari sumber informasi yang bisa dibaca diinternet, kan banyak sumber terpercaya tentang bahayanya menghirup gas LPG terhadap kesehatan".

Terkait keresahan warga yang sudah sering dikeluhkan warga tersebut, SBO menghubungi Lurah Lebak Gede Suwandi, beliau mengatakan bahwa "menurut Informasi dari pihak LPG Pertamina Tg Sekong tidak mengganggu kesehatan, dan bau yang ditimbulkannya pun hanya pada waktu tertentu saja, atau pada saat perbaikan injeksi marcaptan (zat pembau kedalam Tabung LPG) lanjut Suwandi, "dan pihak pertamina juga sebelumnya memberikan pemberitahuan kepada warga perihal perbaikan sistem Injeksi mercaptan di setiap RW, dan menurut saya sejauh ini tidak ada kendala dari warga, tutup suwandi kepada SBO.

Kembali SBO melakukan konfirmasi kepada Dwi selaku Manajer LPG Pertamina yang tidak bisa ditemui karena alasan sedang berada diluar kota, sementara DINKES Kota Cilegon dr. Ariana yang dihubungi melalui nomor handphone genggamnya selalu dialihkan.

Sinaga/sbo
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: