Laporan Jurnalis SBO
Badiamin sinaga

*Cilegon*SBO
Senin (20/3/2017) Kantor Cabang Bess Finance Kota Cilegon didemo ratusan warga, Perusahaan BF yang bergerak dibidang jasa peminjaman keuangan ini dituding melakukan penyitaan 2 unit kendaraan roda dua milik konsumennya dengan cara merampas ditengah jalan.

Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KPMP) Kota Cilegon Hadi Adhadi disela unjuk rasa menyampaikan kepada sejumlah awak media bahwa, " Bess Finance telah melanggar ketentuan hukum, melakukan penarikan barang konsumen yang belum membayar (keterlambatan) angsuran pinjaman keuangannya, sangat disesalkan penarikan secara paksa dengan cara cara yang kurang etis, j3las ini adalah cara premanisme. Tidak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam UU fidusia no 42 tahun 1999" ujar Hadi.

Masih menurut penjelasan Hadi, ada 2 unit kendaraan roda yang ditarik paksa secara premanisme tersebut, yaitu kendaraan roda 2 jenis Honda Tiger dan Yamaha Mio J, 1 unit milik warga daerah Merak dan 1 unit milik warga Cilegon.
"Kita sudah lakukan upaya mediasi, namun hasilnya masih tidak sesuai dengan prosedur, yang seharusnya hanya membayar angsuran pokok tapi ternyata kita harus membayar uang tariknya sebesar Rp. 1.500.000 untuk setiap unitnya. bukankah sama saja dengan premanisme, " tuturnya.

Ditempat yang sama, turut hadir Zakani Junaidi Ketua KPMP Kabupaten Pandeglang, dalam kesempatan itu mengatakan penarikan kendaraan yang dilakukan oleh pihak Bess Finance dengan menyewa jasa premanisme atau mata elang. Zakani juga menegaskan akan terus menindaklanjuti aduan masyarakat yang unit kendaraannya ditarik ditengah jalan.

"Ini benar benar sudah bikin resah masyarakat, kita minta masalah ini diproses secara hukum karena pengambilan ditengah jalan sama saja dengqn perampasan, kami berharap agar mata elang ini harus dimusnahkan, kta menuntut motor-motor ini segera dikembalikan dan tidak ada lagi penarikan kendaraan ditengah jalan," ucapnya.

Awak media mencoba mengkonfirmasikan untuk meminta keterangan terkait hal tersebut kepada pihak Bess Finance, namun belum bisa kami temui, menurut salah seorang karyawannya menyampaikan bahwa Kepala Cabang Kantor Bess Finance sedang tidak bisa ditemui dengan alasan sedang rapat internal dioantai atas.


Sinaga/SBO
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: