Laporan SBO Badiamin Sinaga
Cilegon, Sepak terjang RA Kartini atau Raden Ayu Kartini, yang membuatnya tetap dikenang hingga hari ini, Hari Kartini yang diperingati bangsa Indonesia, adalah pejuang wanita dan melahirkan gerakan emansipasi wanita. Mengenai hal ini, Mensos Khofifah memiliki pandangan bahwa, Kartini merupakan sosok perempuan yang memiliki cara berpikir tak seperti perempuan pada zamannya, serta memiliki pemikiran dan interaksi di luar zaman dan tradisi saat itu yang mengekang. ”Artinya bahwa itu akan menjadi pembelajaran yang sangat penting bagi seluruh perempuan Indonesia, bahwa ternyata kalau kita berusaha ternyata bisa, sosok Kartini mampu memberikan rasionalisasi dari seluruh pemikiran-pemikiran besarnya, sehingga dia diberi kesempatan tidak hanya untuk belajar tapi juga untuk mengajar”.  
RA Kartini merupakan seorang murid dari seorang ulama besar, yaitu KH Sholeh Darat, guru pendiri NU KH Hasyim Ashari, guru pendiri Ahmadiyah KH Ahmad Dahlan. Satu dari delapan santri yang cukup dominan dari KH Soleh Darat adalah RA Kartini, salah satu di antara dari delapan santri andalannya beliau dan tak pernah ada yang tulis soal itu ya,” jelas Khofifah.

Hari Kartini dalam pandangan Nonny Purba, salah satu wanita yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Cilegon, berpendapat, "Bahwa dihari Kartini ini, sudah seharusnya menjadikannya sebagai inspirasi kreatif, tekad untuk mengembangkan talenta, dan yang paling utama kodrat kita sebagai wanita jangan ditinggalkan, apapun jabatan kita, harus tetap menghargai suaminya", ungkap Nonny.
Ia juga menambahkan, "jika seorang wanita mampu melakukan apa yang dilakukan RA Kartini dijaman sekarang ini, maka akan bisa mengasilkan anak-anak sebagai generasi yang gagah berani, dan taat sama orang tuanya", tutur Nonny anggota DPRD Kota Cilegon Komisi III kepada SBO.
Sementara Hari Kartini dimata Drg Nyoman Sri Swari, yang bertugas sebagai dokter gigi dipuskesmas Pulomerak mengatakan bahwa, "Saya harus terus melanjutkan perjuangan Ibu Kita Kartini, dan dengan cara sederhana yang bisa saya lakukan, ketika dalam bekerja saya berusaha melakukan yg terbaik dan berguna bagi orang lain", tutur dokter lulusan universitas Mahasaraswati Bali. Saat ditanya harapannya, Ia dengan tegas menyatakan, "harapan saya semoga wanita Indonesia makin maju dalam kreatifitas, kecerdasan dan kepribadiannya" tutur nya  kepada SBO. 

Sejauh dalam liputannya SBO menjumpai, bahwa saat ini derajat wanita sudah tidak boleh dipandang sebelah mata, profesi, pekerjaan yang awam dilakukan kaum adam saat ini sudah dilakukan kaum Hawa, seperti Supir, bahkan ada beberapa yang menjadi supir Dam Truck pengangkut batu, supir angkutan, Tambal Ban,Security, yang lajimnya selama ini dikerjakan kaum adam. 

Bad
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: