Laporan SBO Badiamin Sinaga 

Merak-Bagi masyarakat Cilegon tentu sangat mengenal akan keberadaan Pantai Kelapa Tujuh, salah satu objek wisata bahari yang berada di Kelurahan Suralaya kecamatan Pulomerak Kota Cilegon, Pantai wisata Kelapa Tujuh suralaya juga memiliki potensi sebagai tujuan wisata, bahkan dikunjungi oleh ribuan pengunjung pada saat libur Hari Raya dan tahun baru, selain dapat menikmati pemandangan pantai yang masih alami, kita juga dapat melihat secara langsung betapa megahnya kapal-kapal yang berlayar, keindahan pantai ini bukan saja menarik wisatawan dari lokal Cilegon tapi mampu menarik pengunjung dari kota-kota besar lainnya, seperti tangerang dan jakarta, tidak sedikit dari kita yang memiliki kenangan indah dipantai ini.

Maju pesatnya Industri besar di Kota Cilegon keberadaan pantai ini tak lepas dari rencana pembangunan unit 9 dan unit 10 Indonesia Power yang berkapasitas 2000 MW, penambahan unit baru ini merupakan pengembangan bisnis perusahaan listrik negara yang akan akan dibangun diatas lahan puluhan hektar termasuk pantai kelapa tujuh ini.

Pantauan SBO pada hari minggu 9-4-2017 lalu, Pantai Kelapa Tujuh masih dikunjungi oleh banyak wisatawan, namun rencana  pembangunan unit yang akan dibangun Indonesia Power banyak pengunjung yang belum mengetahui rencana tersebut. Seperti yang di ungkapkan beberapa pengunjung kepada SBO salah satu yang bisa dimintai informasi adalah Imah, "saya belum tau informasi pantai ini akan ditutup, kalau ditutup kemana lagi nanti ya berlibur, bawa anak anak buat berenang". Senada dengan Imah, waty pengunjung dari Tanggerang mengatakan "belum tau ya, kalau pantai ini mau ditutup untuk di bangun Unit PLN, tuturnya kepada SBO. berbeda dengan Fadli, penjual Batagor ini sudah mengetahui akan informasi tersebut, "saya sudah tau pa, cuma mungkin masih lama untuk pembangunannya karna saya masih melihat warga komplek ini masih banyak yang tetap tinggal, walau sebagian rumah-rumah sudah dibongkar", saat di tanya tentang upaya relokasi para pedagang baik dari pihak Indonesia Power atau dari pihak Pemerintah, Fadli mengungkapkan belum mengetahuinya, kepada SBO. 

Berwisata tentunya sudah menjadi bagian dari kebutuhan sebagian masyarakat, tak hanya bagi kelompok ekonomi mapan, tetapi masyarakat kelas menengah dan bawah pun mulai memandang pentingnya wisata sebagai momen rekreasi keluarga. Ketika pantai ini nanti akan ditutup maka menurut sumber SBO kota Cilegon tidak memeliki wisata bahari dan menurutnya, wisata sudah menjadi kebutuhan untuk memberikan stimulasi buat kesehatan, tak hanya itu wisata pun akan memberikan dampak positif bagi perekonomian.

Konon kabarnya Pantai Pulorida yang jaraknya berdekatan dengan Pantai Kelapa tujuh juga  sudah beralih fungsi menjadi galangan Kapal. Salah satu warga memberikan pandangannya mengenai hilangnya tempat-tempat wisata pantai dikota Cilegon ini, menurutnya, "10 tahun yang lalu masih banyak wisata bahari di pesisir merak ini, tapi saat ini hanya menyisakan pantai kelapa tujuh, dan itupun juga kabarnya sebentar lagi akan ditutup, pantai ini hanya akan menjadi kenangan, lantas kemana kita akan berlibur jika semua pantai habis untuk industri, keluhan warga yg namanya dirahasiakan. Ketika kami konfirmasi kepihak bagian pengembangan PT. Indonesia Power, sampai kapankah pantai ini masih dapat dikunjungi warga, sampai berita ini dinaikkan tidak ada jawaban dari pihak IP.  

Perlunya upaya yang serius Pemerintah Kota Cilegon dalam menyediakan lahan wisata alam sepertinya merupakan suatu keharusan, Sektor pariwisata selain dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, juga dapat merangsang pelestarian lingkungan hidup. Hal ini dapat dimaklumi karena perkembangan pariwisata tidak dapat dipisahkan dari lingkungan hidup sebagai salah satu sarana atau objek wisata, mengingat daerah Kota Cilegon sebagai Kota Industri dengan tingkat Polusi yang cukup tinggi. (Red)
Sinaga/sbo
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: