SERANG, SBO - Hamparan tumpukan sampah hingga mencapai panjang 10 meter, dan terjadi di pinggir jalan yang berada di Kampung Cidadap, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok, Kota Serang.
Selain tidak terangkut petugas kebersihan, tumpukan sampah tersebut juga diakibatkan karena tidak tersedianya Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di daerah tersebut. 
Hal ini dikeluhkan oleh Army warga Kampung Cidadap, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, tumpukan sampah mengeluarkan bau menyengat sehingga menganggu warga dan pengendara yang melintas. “Sudah kurang lebih satu tahun tempat ini menjadi lokasi pembuangan sampah,” ujarnya saat ditemui pada Rabu(26/4). 
Dijelaskan oleh Armi, jika di saat musim hujan, maka bau yang dikeluarkan dari tumpukan sampah semakin menyengat dan mengakibatkan banjir. Meski demikian ia membantah jika tumpukan sampah itu dari sampah yang dibuang oleh warga sekitar. “Biasanya ada yang lewat membuang di sana,” ujarnya. Kemudian dirinya pun berharap, agar Pemerintah Kota (Pemkot) Serang segera menyediakan TPS, karena warga hanya mengandalkan lahan kosong yang tersedia dekat rumah untuk dijadikan tempat pembuangan sampah. “Orang kampung biasanya membuang di pekarangan aja, karena tidak adanya tempat sampah,” ucapnya. 
Sementara itu, Seorang pengedara roda dua, Rohmansyah mengaku sangat terganggu dengan keberadaan tumpukan sampah, selain mengeluarkan bau menyengat, tumpukan sampah juga menganggu pemandangan. “Kelihatannya jadi kurang bagus ada tumpukan sampah itu,” ujarnya. 
Ditempat terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Syafrudin mengatakan, tumpukan sampah itu berada pada lokasi yang tidak masuk ke dalam retribusi, maka petugas kebersihan tidak mengangkutnya. “Tidak ada tempat pembuangan sampah sementara, itukan dijadikan pembuangan sampah masyarakat yang tidak resmi,” katanya. Namun demikian, dalam waktu dekat ini pihak DLH akan membersihkan tumpukan sampah, selain pihak DLH juga akan melakukan pemagaran di lokasi tersebut. “Mau dibersihkan, itu karena diundang RT RW di situ, itukan ga masuk Retribusi itumah. Nanti 2018 mau dibuatkan TPS , cuma tanahnya tidak ada,” pungkasnya. 
(REZ/SBO).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: