PT. ARBE STYRINDO Perusahaan yang bergerak dibidang produksi Kimia biji plastik didesa Sumuranja Kec, Puloampel Kab. Serang-Provinsi Banten, yang beralamat kantor pusat Alun Graha 1st floor Jl. Prof. Dr. Soepomo SH No. 233 Jakarta 12870 telah melakukan PHK terhadap kurang lebih 250 karyawan pada awal tahun 2017, hal ini disampaikan Tirta Ky Caping selaku Danmen organisasi PETA Kabupaten Serang Provinsi Banten.
Menurut komandan PETA Resimen karang sowang Tirta Aditama yang diberi kuasa oleh Adim minahisi dan Yudi juhaini mantan Karyawan yg telah mengabdikan dirinya selama 17 tahun ini melalui yayasan bantuan hukum dan sosial ekonomi kerakyatan Cikal Baharu Indonesia (C.B.I) mengatakan "Kami sudah melayangkan surat pada tanggal 12 Maret 2017 ke pihak perusahaan yang kami tembuskan ke Kapolsek dan Disnaker Kab Serang namun hingga saat ini tidak ada balasan baik via telpon maupun surat dari pihak perusahaan. Dalam surat tersebut kami menganggap pemberhentian karyawan oleh PT. ARBE STYRINDO tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan", hingga saat ini karyawan yang di berhentikan belum mendapatkan pesangon dari pihak perusahan “kami menuntut agar pihak perusahan memberikan hak-hak pekerja pesangon dan sisa kontrak kerja sesuai peraturan perundang-undangan yaitu 2x PMTK” ungkap Tirta.

Sementara itu Afif salah satu staff  HRD PT. ARBE STYRINDO pada saat awak media temui tidak bisa berbicara banyak mengenai kebijakan perusahannya tersebut. Afif menggap dirinya hanya bisa memberikan informasi kepada kantor pusat tentang keadaan perusahaan yang ada di wilayah sumuranja tersebut ” saya hanya bisa menyampaikan kepada atasan, sebab semua kebijakan sudah di urus oleh pusat” papar Afif,  HRD Afif pun berjanji pada hari jum’at (14/04) pihaknya akan memberikan balasan dan informasi terkait surat yang di layangkan oleh LBH-BIN Cikal Baharu Indonesia, namun hingga berita ini di buat tidak ada kejelasan terkait surat yang dilayangkan terhadap PT. ARBE STYRINDO.
Konon kabarnya setelah kami melayangkan surat pada tanggal 12 Maret 2017, disusul kemudian Pihak HRD datang untuk  melakukan pertemuan dengan Pemerintah setempat bahkan ada pembagian Uang Rp 50.000/orang  dengan mengundang karyawan PT. ARBE STYRINDO dimalam harinya entah dengan tujuan atau dalam rangka apa belum diketahui secara pasti, dan pihak management pusat PT. ARBE STYRINDO sendiri Bpk TRISNAWAN turun untuk melakukan mediasi dengan pihak pemerintah setempat,
Dengan tegas Tirta mengecam pemberhentian sepihak oleh PT. ARBE STYRINDO yang dilakukan pada bulan Januari namun Pemberitahuan terhadap seluruh karyawan ketika bulan Maret tanpa adanya Pesangon dan hak-hak perkerja. Kami dari PETA RESIMEN KARANG SOWANG DIVISI BANTEN dan Seluruh KOMUNITAS PETA Satu Komando Panglima Besar PETA Mayor (Purn) TNI-AD KRMH Muhammad Saleh Kr. Sila Sr. Ym, Organisasi yang telah berdiri di 28 Provinsi dan 5 negara Asing ini, kembali mengecam keras perbuatan yang di lakukan oleh managemen PT. ABRE STYRINDO yang memberhentikan karyawan kurang lebih 250 orang tanpa pesangon” dan Dengan ini pula kami PETA RESIMEN KARANG SOWANG KAB SERANG DIVISI TENGKORAK BANTEN dan Seluruh PETA di 28 PROVINSI meminta kepada pemerintah supaya penegakan hukum benar-benar di jalankan, sehingga rakyat tidak lagi di jadikan korban sudah cukup rakyat merasakan ketimpangan sosial dan ekonomi di wilayah kami dalam hal ini kabupaten serang lebih luasnya negara indonesia.” jika ini tidak indahkan maka perwakilan PETA di kab. Serang akan turun aksi di jalan menuntut PT ARBE diusir dari serang” Tegas Tirta ( Komandan Resimen).

Boni Ampel-Kontributor SBO

Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: