Seputarbanten.com - Serang, Dalam pemberitaan sebelumnya yang dikabarkan adanya pemaksaan terhadap wanita pemandu lagu yang di intimidasi dan tidak meliburkan pekerjanya oleh agency di Hotel Sanghyang untuk tetap berada di sebuah hotel tempat mereka bekerja. (24/05/17)


Pantauan Sbo di lapangan mendapati temuan bahwa tempat hiburan malam di Hotel Sanghyang tidak meliburkan wanita pemandu lagu, yang dapat diartikan hiburan malam di Hotel Sanghyang akan tetap buka selama bulan suci Ramadhan, "ya itu mah diluar kewenangan kami (Sanghyang Resort.Red) toh kami kan hanya bekerjasama dan membuat perjanjian kontrak dengan pihak angency selama 3 bulan, mau itu libur puasa ataupun libur yang lainnya tidak ada ketentuan kontrak untuk libur" ujar Muhdar

Hal tersebut sangat bertolak belakang dengan Pemkab serang, yang telah menghimbau agar tempat-tempat hiburan tutup selama bulan suci Ramadhan, dengan tidak mengindahkan seruan Pemkab Serang. 
Muhdar selaku HRD saat ditemui Wartawati Sbo, dalam pengakuannya bahwa pihak manajemen Sanghyang sudah menerima surat himbauan dari Pemkab Serang.


Temuan indikasi hal itu didapati dari hasil wawancara dengan  wanita pemandu lagu di hotel sanghyang, dalam pengakuan mereka tindakan agency yang melarang mereka untuk meninggalkan hotel sekalipun libur, padahal pihak Agency menjanjikan libur, seperti yang dikatakan oleh Anita.

Amel dan yang lainnya membenarkan, dan menambahkan keterangan bahwa Cafe di Hotel ini sedang libur selama bulan Ramadhan, "Jadi disini kita kan ga kerja apa-apa, tapi kenapa ga bisa libur, dengan alasan harus ada wanita pengganti sedangkan pada saat saya masuk kerja di tempat hiburan malam yang ada dihotel ini belum pernah ada perjanjian apa-apa,

Lidya-Sbo
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: