Seputarbanten.com - Cilegon, Kordinator Lapangan (Korlap) LSM Gerakan Pemuda Peduli Banten (GP2B), memberi informasi terkait perizinan Dealer motor Cv. Satria kawasaki yang ada di link seneja kelurahan sukmajaya kecamatan jombang, yang diindikasi tidak mengantongi ijin gangguan (HO).

Hal ini berawal dari keluhan warga masyarakat link Seneja Rt 05 Rw 03 Kelurahan Sukmajaya kecamatan jombang, yang disampaikannya kepada Korlap LSM GP2B, yang menjelaskan keberadaan Dealer yang diduga belum memiliki izin, "Showroom yang belum lama berdiri, sepertinya belum memiliki perizinan, sebab setahu saya kan seharusnya perizinan tersebut harusnya diketahui dan diberi persetujuan oleh warga masyarakat, dan sampai saat ini saya atau masyarakat link Seneja belum pernah ada, kami kemudian mempertanyakan kepada pihak RT dan RW, tetapi menurut RT atau RW belum pernah memberikan persetujuan baik secara tertulis ataupun lisan". pungkas Korlap.
Istilah untuk ini disebut HO, yang menyatakan usaha yang tidak bertentangan dengan dengan ketentuan mengenai gangguan keamanan dan ketertiban di suatu wilayah sehingga boleh beroperasi di daerah tersebut.
Izin ini dikeluarkan oleh pemda setempat.

Mengomentari hal tersebut ketua LSM GP2B, Henry Raspaty menegaskan "bilamana ada perusahaan ataupun pertokoan baik PT ataupun CV yang tidak memiliki perijinan gangguan HO ataupun izin-izin yang lain, maka kami LSM GP2B berkewajiban mengingatkan sesuai dengan peran dan fungsi LSM  dan seharusnya kelurahan harus lebih cekatan tentang masalah perijinan ini jangan hanya duduk manis dikelurahan aja tanpa melihat apa yang terjadi kepada masyarakatny", tegas Henry kepada Sbo.

"Apalagi bicara perizinan kan ada biaya pendapatan untuk pemerintah daerah, atau ada retribusinya, kalau tidak ada izin sama artinya dengan usaha ilegal, apalagi mau kerjasama dengan warga sekitar dengan melibatkan tenaga kerja dari lokal,izin saja nggak", tambah henry lebih lanjut.

Melalui telpon selularnya, kemudian Sbo mencoba menghubungi pemilik dari CV. Satria Kawasaki untuk konfirmasi terkait aduan Masyarakat yang diwakili oleh LSM GP2B, yang pada saat dikonfirmasi terkait perizinan usahanya, pihak pemilik enggan memberikan komentar dengan alasan sedang rapat dan tidak bisa diganggu,dan memutus percakapan dengan wartawati Sbo.
Lidya-Sbo
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: