Laporan Badiamin sinaga

Seputarbanten.com- Merak, Penambangan pasir yang dilakukan oleh PT.PUTRA TELUK BANTEN yang beralamat di JL. RAYA MERAK, KEL. GEREM, KEC. GROGOL - CILEGON, dikeluhkan para pengguna jalan, Aktifitas yang dilakukan penambang pasir tersebut meyebabkan debu dan tanah jalan bertebaran. 

Tono adalah salah satu pengguna jalan yang bisa dimintai keterangannya, Tono salah satu warga salira yang bekerja di kawasan Ciwandan yang setiap harinya berangkat kerja ini, yang biasanya melewati jalan Cikuasa pantai bawah, sekarang ini lebih memilih jalan Cikuasa atas Tol, hal ini menurut Tono disebabkan karena jika melewati jalan dari jalan bawah debu dan tanah jalan bertebaran. Sementara pengguna jalan yang lain, merasa terganggu dengan hal tersebut, Ia mengeluhkan agar berhati-hati bagi pengendara motor untuk menggunakan helmdengan kaca penutup agar tidak kelilipan ujar pengendara yang terburu-buru.

Pantauan SBO dilokasi hari jum'at (02/06/17), Terlihat ada aktivitas bongkar muat pasir, dengan puluhan Tongkang berjejer, bahkan menurut kesaksian narasumber, aktivitas penambangan pasir laut tersebut sudah berjalan sudah hampir satu tahun, dalam aktifitasnya Perusahaan PT.Putra Teluk Banten melakukan aktifitas usahanya sampai malam hari.

Bahkan sejauh pemantauan SBO dilapangamendapati tiap truk pengangkut pasir dari tongkang ketika keluar dari lokasi pantauan SBO tidak ditutupin oleh terpal, sehingga derasnya angin membuat pasir laut yang halus berterbangan hingga kejalan raya, sampai sejauh ini yang terganggu hanyalah pengguna jalan karena warga sekitar sudah tergusur pada setahun yang lalu oleh Pemkot Kota Cilegon. 

Terkait hal ini,lantas SBO mencoba melakukan konfirmasi kepada Muklis selaku Manejer Oprasional PT. Teluk Banten melalui telpon dan SMS, namun tidak tidak ada jawaban.
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: